Mataredaksi.com, BOGOR – Manajemen Torino Football Club resmi memecat Marco Baroni dari jabatan pelatih kepala setelah tim menelan rentetan hasil negatif dalam beberapa pekan terakhir. Klub mengumumkan keputusan itu melalui situs resmi mereka, pada Senin (23/2/2026) malam WIB usai dewan direksi mengevaluasi performa tim secara menyeluruh.
Torino kini menempati peringkat ke-15 klasemen sementara Serie A 2025/2026 dengan koleksi 27 poin dari 26 pertandingan. Selisih tiga angka dari zona degradasi membuat posisi Il Toro rawan dengan 12 laga tersisa musim ini. Dalam tujuh pertandingan terakhir, tim hanya meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan empat kekalahan.
(Sumber foto: Alessandro Sabattini/Getty Images)
Kekalahan 3-0 dari Genoa CFC mendorong manajemen mengambil langkah tegas. Inter Milan sebelumnya menyingkirkan Torino dari Coppa Italia pada babak perempat final. Como 1907 bahkan menghajar Il Toro 6-0 di Serie A, hasil yang memperlihatkan lemahnya koordinasi lini pertahanan serta buruknya transisi dari menyerang ke bertahan.
Secara statistik, Torino mencatat produktivitas gol yang rendah dibandingkan tim papan tengah lainnya. Para penyerang kerap gagal memaksimalkan peluang, sementara lini belakang sering kehilangan fokus pada menit-menit krusial. Suporter di Stadio Olimpico Grande Torino juga mulai menunjukkan kekecewaan dalam beberapa laga kandang terakhir.
Sebagai respons cepat, Torino menunjuk Roberto D’Aversa dan mengikatnya dengan kontrak hingga 30 Juni 2026. D’Aversa dikenal mengandalkan pendekatan taktik pragmatis serta organisasi permainan yang disiplin. Manajemen berharap ia mampu mengembalikan keseimbangan tim sekaligus memulihkan mental para pemain di tengah tekanan klasemen.
Mencetak Gol – Brooke Norton Cuffy bek Genoa (kanan) mencetak gol pada pertandingan pekan ke-26 Serie A Italia menghadapi Torino FC di Stadio Luigi Ferraris, Minggu (22/2/2026) sore. (Sumber foto: Simone Arveda/Getty Images)
Torino kini menghadapi jadwal berat melawan tim papan atas dan rival langsung di zona bawah. Setiap poin akan sangat menentukan nasib mereka. Manajemen menargetkan posisi aman secepat mungkin agar klub tetap bertahan di Serie A musim depan. (MR-03)






