Roberto Martínez Puji Ronaldo: Mesin Gol Portugal yang Tak Pernah Padam

JOÃO Cancelo bersama Cristiano Ronaldo merayakan gol kemenangan Portugal pada laga Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa melawan Hungaria di Stadion Puskás Aréna, Budapest, Rabu (10/9/2025) dini hari WIB. Seleção das Quinas menang tipis 3-2 atas tuan rumah. (Sumber foto: X/@seccaoportugal)

Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih tim nasional Portugal, Roberto Martínez, melontarkan pujian tinggi kepada sang kapten Cristiano Ronaldo setelah kembali mencatatkan namanya di papan skor dalam kemenangan 3-2 atas Hungaria pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Cristiano Ronaldo mencetak satu dari tiga gol kemenangan Portugal atas Hungaria melalui titik putih. Penalti tersebut menambah koleksi golnya di ajang kualifikasi Piala Dunia menjadi 39 sejak pertama kali membela Portugal pada 2003.

Torehan tersebut membuatnya kini sejajar dengan legenda Guatemala, Carlos Ruiz, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah di kualifikasi Piala Dunia. Lebih dari itu, Ronaldo juga unggul tiga gol atas rival abadinya, Lionel Messi.

Meski sudah berusia 40 tahun sejak Februari lalu, Ronaldo menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi mesin gol yang bisa diandalkan.

Catatan impresifnya bersama timnas Portugal kini mencapai 141 gol dari 223 penampilan di semua ajang. Rekor luar biasa yang kian menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola internasional.

Pelatih Portugal, Roberto Martínez tak ragu memberikan sanjungan kepada Ronaldo. Ia menekankan bahwa kontribusi Ronaldo bukan hanya soal gol, tetapi juga sikap dan profesionalismenya.

“Cristiano Ronaldo? Saya tidak hanya menyoroti performa individu, tetapi faktanya ia mencetak tiga gol dalam dua laga untuk tim nasional. Dia memiliki sikap dan perilaku yang patut diteladani. Sebuah penampilan yang benar-benar pantas untuk seorang kapten tim”, ujar Roberto Martínez kepada media usai laga.

Dalam 12 pertandingan terakhirnya bersama Portugal, Ronaldo telah membukukan 11 gol. Performa ini turut membawa Seleção das Quinas bertengger di puncak klasemen grup kualifikasi dengan enam poin, unggul tiga angka dari Armenia yang berada di posisi kedua, terus membuka peluang mereka mengamankan tiket menuju Amerika Utara tahun depan. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *