Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih Società Sportiva Lazio, Maurizio Sarri, mengaku sangat marah sepanjang minggu, namun menyatakan puas dengan respons para pemainnya setelah kemenangan di markas Genoa, Stadion Luigi Ferraris pada giornata kelima Serie A 2025/26 pada Selasa (30/9/2025) dini hari WIB.
“Ini minggu yang berat, tentu saja”, kata Sarri kepada Lazio Style Channel, seperti dilaporkan Lalaziosiamonoi.it.
“Kalah dalam derby selalu sulit, apalagi dengan absennya enam dari tujuh gelandang kami. Para pemain bermain lebih baik dari saya; saya bicara baik, tetapi kurang mengikuti instruksi. Mereka percaya pada kami, tetapi saya sangat marah sepanjang minggu”.
Meski begitu, Sarri memuji penampilan lini depan timnya. “Respons para pemain bagus. Keempat penyerang bermain dengan sangat baik. Kembalinya Patricio Gabarrón juga membantu kami menjaga keseimbangan. Formasi ini mungkin bisa menjadi pilihan utama, tapi jika kesulitan, kami harus memikirkan solusi lain”.
Sarri juga menyinggung pentingnya Ivan Provedel, yang tampil solid di bawah mistar. “Jika ini hasilnya, dia pantas mendapat pujian. Ada momen-momen sulit, dan dia memainkan peran penting. Pertandingan berlangsung lebih sengit daripada yang terlihat di skor akhir”.
Soal kondisi pemain, Sarri memberikan update terbaru. “Matías Vecino baru melakukan beberapa sesi latihan ringan, tetapi belum siap. Sisanya cedera jangka panjang, seperti Fisayo Dele-Bashiru yang belum bisa masuk skuad. Adam Marušić hanya kambuh bekas luka lama, tidak serius, tapi tetap harus hati-hati. Pellegrini mengalami sedikit keseleo”.
Lazio kini bisa bernapas lega setelah menghadapi masa sulit pasca-derby. Menurut Sarri, kemenangan ini penting untuk menjaga moral tim, sambil memastikan bahwa kondisi pemain yang terbatas tidak menghambat performa. Tim akan terus beradaptasi dengan absennya beberapa gelandang, sambil memaksimalkan potensi pemain yang tersedia. (MR-02)






