Mataredaksi.com, BOGOR – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor menggelar Apel Besar di Lapangan Tegar Beriman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kamis (8/1/2026).
Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan perubahan nomenklatur dari Dinas Pemadam Kebakaran menjadi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta peningkatan status kelembagaan dari tipe B menjadi tipe A.

Apel Dipimpin Sekda Kabupaten Bogor
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, memimpin apel yang diikuti seluruh personel Damkar dari 12 sektor. Selain itu, kegiatan ini menjadi momen penting untuk menegaskan komitmen Damkar dalam melayani masyarakat secara maksimal.
Perubahan Nama dan Status Lembaga
Kepala Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa perubahan nama bertujuan memperluas layanan. “Kami kini tidak hanya fokus pada pemadaman kebakaran, tetapi juga kegiatan penyelamatan dan perlindungan masyarakat”, ujarnya.
Selain itu, peningkatan status dari tipe B menjadi tipe A menunjukkan pengakuan pemerintah terhadap profesionalisme dan kapasitas Damkar. Dengan demikian, pergantian ini menegaskan komitmen layanan secara menyeluruh. “Tidak hanya pemadaman kebakaran tetapi juga aspek keselamatan”, jelas Yudi.

Personel dan Wilayah Kerja Saat Ini
Damkar Kabupaten Bogor memiliki 12 sektor, terdiri dari 11 sektor dan 1 pos, dengan total 410 personel. Dari jumlah itu, 107 orang bertugas sebagai rescue dan keselamatan, sedangkan sisanya pemadam kebakaran.
Yudi menambahkan, idealnya satu sektor memiliki 30–50 personel. Oleh karena itu, jika jumlah sektor ditambah menjadi 20, total personel yang dibutuhkan mencapai 600–1.000 orang. Saat ini, jumlah personel masih jauh dari kondisi ideal.
“Secara ideal, satu sektor memiliki minimal 30 hingga 50 personel. Jika 20 sektor terpenuhi, maka kami membutuhkan setidaknya 600 hingga 1.000 personel, jumlah yang saat ini masih jauh dari kondisi ideal”, ujar Yudi.

Target Respon Time 2026
Fokus utama Damkar tahun 2026 adalah memastikan waktu tanggap di seluruh Kabupaten Bogor di bawah 15 menit. Selain itu, target ini menjadi prioritas untuk memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) sekaligus meningkatkan efektivitas layanan.
Tren Kebakaran dan Penyelamatan
Data menunjukkan kasus kebakaran menurun dari 481 pada 2024 menjadi 287 pada 2025. Penurunan ini mencerminkan keberhasilan edukasi dan upaya pencegahan kebakaran di masyarakat.
Sementara itu, kasus penyelamatan meningkat dari 1.200 menjadi 1.800 kasus. Hal ini menandakan kepercayaan masyarakat terhadap Damkar semakin tinggi. “Masyarakat kini lebih mengandalkan Damkar untuk menangani berbagai kondisi darurat”, jelas Yudi.

Rencana Pengembangan Sektor dan Pos Baru
Untuk meningkatkan cakupan layanan, Damkar memanfaatkan aplikasi pelaporan dan pos-pos kebakaran yang ada. Beberapa wilayah diajukan untuk sektor baru, termasuk Podomoro dan Tenjo (barat), Summarecon (selatan), serta Citra Indah (timur).
Namun, penambahan personel masih menjadi tantangan karena harus melalui koordinasi dengan kementerian terkait. Yudi berharap anggota baru berasal dari wilayah sekitar pos dan sektor agar respon lebih cepat.
Daftar 12 Sektor Damkar Kabupaten Bogor
-
Sektor Cibinong
-
Sektor Ciawi
-
Sektor Leuwiliang
-
Sektor Parung
-
Sektor Ciomas
-
Sektor Parung Panjang
-
Sektor Cileungsi
-
Sektor Citeureup
-
Sektor Gunung Putri
-
Sektor Cariu
-
Sektor Sentul City Babakan Madang
-
Pos Cibinong
Kesimpulan dan Komitmen Layanan

Perubahan nomenklatur dan peningkatan status lembaga menegaskan komitmen Damkar Kabupaten Bogor memperkuat layanan kebakaran dan penyelamatan. Dengan target respon time di bawah 15 menit dan rencana penambahan sektor, Damkar berharap meningkatkan perlindungan dan keselamatan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. (MR-07)






