Mataredaksi.com, BOGOR – Hellas Verona FC akhirnya meraih kemenangan pertama mereka di Serie A Italia musim 2025/2026 ini, menundukkan Atalanta Bergamasca Calcio 3-1 dalam laga malam berkabut pekan ke-14, di Stadion Marc’Antonio Bentegodi, Minggu (7/12/2025) dini hari WIB. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri rentetan hasil buruk Mastini yang belum meraih tiga poin dari lima pertandingan terakhir.
La Dea, yang sedang menunjukkan performa impresif di bawah pelatih Raffaele Palladino, datang ke Bentegodi dengan kepercayaan tinggi setelah meraih tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan di Serie A, Liga Champions UEFA, dan Coppa Italia.

Namun, kendala cedera membuat tim tamu kehilangan beberapa pemain kunci, termasuk Kamaldeen Sulemana yang mengalami cedera paha dalam kemenangan 4-0 atas Genoa CFC. Roberto Gagliardini diskors, sementara Domagoj Bradarić, Tomáš Suslov, Jean-Daniel Akpa Akpro, dan Suat Serdar juga absen.
Serangan Cepat dan Gol Pembuka
Hellas Verona memulai dengan agresif. Giovane Santana hampir membuka skor pada menit kesembilan, tetapi gol dianulir karena offside. Beberapa peluang Atalanta pun berhasil digagalkan oleh kiper Lorenzo Montipò, termasuk sundulan Isak Hien dari sudut yang nyaris menjadi gol bunuh diri setelah intervensi Armel Bella-Kotchap.
Gol pertama Verona lahir dari serangan cepat. Daniel Mosquera melompati jebakan offside dan mengirimkan bola dengan tumit kepada Rafik Belghali, yang menyiapkan Odilon Kossounou untuk menembak keras dari enam meter ke atap gawang. Gol ini menjadi momentum bagi Verona untuk mengontrol jalannya pertandingan.

Gol Ketiga Verona Lewat Serangan Cepat
Verona menggandakan keunggulan menjadi 3-0 melalui serangan balik cepat. Giovane Santana menembus sisi kanan lapangan dan melepaskan umpan ke Antoine Bernède. Gelandang asal Prancis itu menyelesaikannya dengan tendangan ke sudut bawah gawang. VAR memeriksa rekaman untuk memastikan tidak ada kontak dengan tangan Armel Bella-Kotchap. Gol pun sah. Atalanta kemudian membalas satu gol lewat penalti Gianluca Scamacca setelah VAR menilai bola mengenai tangan Bella-Kotchap.
Gol Ketiga Verona Lewat Serangan Cepat
Verona menggandakan keunggulan menjadi 3-0 melalui serangan balik cepat. Giovane Santana menembus sisi kanan lapangan dan melepaskan umpan ke Antoine Bernède. Bernede menyelesaikannya dengan tendangan ke sudut bawah gawang.
VAR memeriksa rekaman untuk memastikan tidak ada kontak dengan tangan Armel Bella-Kotchap. Gol pun sah. Atalanta kemudian membalas satu gol lewat penalti Gianluca Scamacca setelah VAR menilai bola mengenai tangan Bella-Kotchap.
Kemenangan yang Meningkatkan Moral Tim
Hellas Verona akhirnya meraih kemenangan pertama musim ini. Hasil ini memberi suntikan moral besar bagi tim yang semula berada di posisi terbawah klasemen. Tim menampilkan serangan balik cepat, disiplin pertahanan, dan koordinasi lini tengah yang lebih baik. Menghadapi Atalanta yang sebelumnya tampil impresif, Hellas berhasil menghadirkan kejutan signifikan. Kemenangan ini meningkatkan peluang Verona untuk keluar dari zona degradasi.

Kontribusi Pemain Kunci
Beberapa pemain tampil menonjol dalam pertandingan ini. Kiper Lorenzo Montipò melakukan penyelamatan krusial, Giovane Santana mengancam dari sisi sayap, sementara Daniel Mosquera dan Antoine Bernède memberikan kontribusi langsung pada gol. Performa mereka membuktikan bahwa kerja sama tim dan pemanfaatan peluang secara tepat bisa membalikkan keadaan, meski melawan tim yang lebih diunggulkan.
Gol Ketiga dan Drama VAR
Verona menambah gol ketiga melalui serangan balik cepat. Giovane melewati sisi kanan lapangan dan mengirim umpan kepada Antoine Bernede. Bernede menembak ke sudut bawah gawang. Wasit kemudian memeriksa rekaman VAR melalui kabut untuk memastikan tidak ada kontak dengan lengan Bella-Kotchap. Gol tetap sah. Kemenangan Verona semakin mantap saat Atalanta hanya mampu membalas satu gol lewat penalti Gianluca Scamacca, setelah VAR menilai bola menyentuh tangan Bella-Kotchap.
Persiapan untuk Sisa Musim
Dengan tiga poin berharga ini, Hellas Verona membawa pulang kemenangan yang meningkatkan kepercayaan diri. Tim kini dapat melanjutkan perjuangan di sisa musim Serie A 2025/2026 dengan semangat baru. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa disiplin, strategi serangan balik, dan pemanfaatan peluang secara efektif adalah kunci menghadapi lawan tangguh.
Analisis Kekuatan Tim
Hasil ini menjadi kunci moral bagi Verona, yang sebelumnya berada di dasar klasemen. Pertandingan memperlihatkan serangan balik cepat, disiplin di lini pertahanan, dan koordinasi lini tengah yang mulai solid. Dengan Atalanta yang sebelumnya dalam performa bagus, kemenangan ini menjadi kejutan signifikan. Kemenangan ini juga meningkatkan peluang Hellas untuk keluar dari zona degradasi.
Pemain Kunci dan Dampak Kemenangan
Kiper Montipò, Giovane Santana, Daniel Mosquera, dan Antoine Bernede menjadi sorotan. Mereka tampil efektif dalam mencetak gol sekaligus menjaga ritme permainan. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kerja sama tim dan pemanfaatan peluang yang tepat bisa mengubah jalannya pertandingan, bahkan melawan lawan yang lebih diunggulkan. Hellas Verona akhirnya pulang dengan tiga poin berharga, meninggalkan Atalanta frustrasi, sekaligus memberikan suntikan percaya diri untuk sisa musim Serie A 2025/2026. (MR-03)






