Mataredaksi.com, BOGOR – Juventus Football Club memperpanjang rekor kemenangan mereka dengan mengalahkan AS Roma 2-1 pada pertandingan pekan ke-16 Serie A Italia 2025/2026, di Stadion Allianz, Turin, Piemonte, Minggu (21/12/2025) dini hari WIB. Kemenangan ini memperkecil jarak Juventus dengan empat tim teratas di Serie A.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal, dengan kedua tim saling menekan. Juventus lebih efektif dalam memanfaatkan peluang terbatas, sementara AS Roma beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat, tetapi penyelesaian akhir mereka kurang presisi.
Suporter Juventus memberikan dukungan penuh sejak menit pertama, menciptakan atmosfer yang menekan bagi tim tamu dan memberi motivasi tambahan bagi pemain tuan rumah.
Conceição Buka Skor, Openda Catat Gol Perdana
Hanya sedikit peluang tercipta di babak pertama. Mile Svilar berhasil menggagalkan peluang Conceição dari jarak dekat, sebelum rebound Loïs Openda diblok oleh Devyne Rensch. Namun, Juventus akhirnya memecah kebuntuan ketika Francisco Conceição mencetak gol klinis pada menit ke-44, menjelang jeda.
Di babak kedua, Svilar kembali dipaksa bekerja keras untuk menepis tendangan voli keras Andrea Cambiaso. Kenan Yıldız melepaskan tembakan melenceng setelah kombinasi apik dengan Loïs Openda. Juventus menggandakan keunggulan pada menit ke-70 ketika Weston McKennie mengumpan bola kepada Openda, yang mencetak gol pertamanya di Serie A.
Gol Openda tidak hanya membuka rekening golnya, tetapi juga meningkatkan kepercayaan lini depan Juventus. Kerjasama antara McKennie, Openda, dan Yıldız menunjukkan koordinasi yang makin solid. Tren positif ini menjadi modal penting bagi tim menjelang pekan-pekan berikutnya.
AS Roma sempat memperkecil selisih melalui Tommaso Baldanzi. Ia cepat bereaksi terhadap bola rebound dari tembakan Evan Ferguson, namun Juventus berhasil mempertahankan kemenangan.
Kenan Yıldız Jadi Motor Perubahan Juventus
Meskipun AS Roma mencatatkan satu tembakan lebih banyak (14 berbanding 13), Juventus menciptakan peluang yang lebih berbahaya, senilai 2,33 expected goals (xG) dibanding 1,53 xG milik i Giallorossi – julukan AS Roma -.
Kenan Yıldız menjadi bagian kunci dari performa tim. Ia menciptakan dua peluang tertinggi bersama tim, mencatatkan 22 umpan di sepertiga akhir lapangan, memenangkan tujuh dari 15 duel, merebut bola tujuh kali, dan mencatat dua intersepsi.
Juventus Dekati Empat Besar
Dengan kemenangan ini, Juventus kini telah memenangkan enam dari tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi, setelah hanya lima kemenangan dari 16 pertandingan pertama musim ini. Konsistensi performa ini membuat Juventus semakin termotivasi untuk mempertahankan tren positif dan menekan tim-tim papan atas Serie A Italia. (MR-03)






