Mataredaksi.com, SURABAYA – Timnas Indonesia menutup laga uji coba FIFA Matchday dengan kemenangan telak 6-0 atas China Taipei di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/9/2025) malam WIB. Meskipun menang besar, pelatih Patrick Kluivert menegaskan masih banyak hal yang harus dievaluasi sebelum menghadapi lawan lebih tangguh, Lebanon, Senin (8/9/2025) malam.
Dominasi Timnas Indonesia Sejak Awal
Tim asuhan Kluivert tampil agresif sejak menit awal. Jordi Amat membuka keunggulan pada menit ke-5, diikuti gol bunuh diri Ming Hsiu Chao pada menit ke-24. Marc Klok menambah skor pada menit ke-34, dan Eliano Reijnders mencetak gol keempat di menit ke-39.
Pada babak kedua, Ramadhan Sananta dan Sandy Walsh melengkapi pesta gol Indonesia, memastikan kemenangan 6-0. Kemenangan ini menunjukkan dominasi Garuda sejak babak pertama hingga akhir laga.
Evaluasi Pelatih Kluivert
Patrick Kluivert menekankan bahwa angka besar di papan skor bukan ukuran mutlak. “Babak pertama, gelandang kami terlalu tinggi, sehingga pemain sayap sulit masuk. Babak kedua kami menyesuaikan strategi, dan kecepatan permainan meningkat”, ujar Kluivert.
Ia menambahkan, “Tim bekerja dengan sangat baik, meski Chinese Taipei adalah lawan yang tangguh. Masih ada ruang untuk perbaikan sebelum menghadapi Lebanon”.
Uji Coba Sesungguhnya Hadapi Lebanon
Kluivert menegaskan, tes sesungguhnya bagi Timnas Indonesia akan terjadi saat melawan Lebanon, yang memiliki peringkat lebih tinggi. “Level mereka lebih tinggi, dan sebagian besar lawan di putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 berasal dari Timur Tengah. Pertandingan itu akan menjadi tolok ukur kami,” jelasnya.
Dua laga uji coba ini menjadi pemanasan bagi Beckham Putra Nugraha dkk. sebelum menghadapi putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada Oktober 2025. (MR-03)






