Mataredaksi.com, BOGOR – Associazione Sportiva Roma harus mengakhiri laju positif mereka di Serie A Italia 2025/2026. Pada pekan ke-23, Giallorossi kalah tipis 0-1 dari Udinese Calcio di Bluenergy Stadium, Selasa (3/2/2026) dini hari WIB.
Gol tunggal tuan rumah lahir dari tendangan bebas Jurgen Ekkelenkamp yang berbelok arah dan mengecoh kiper Mile Svilar. Kekalahan ini terasa pahit karena Roma datang dengan kepercayaan diri tinggi.
Sebelumnya, mereka memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Europa. AS Roma bahkan mampu menahan Panathinaikos 1-1, meski bermain dengan 10 orang selama lebih dari 75 menit pada League Phase pamungkas Liga Eropa UEFA.
Kondisi Tim Tidak Ideal
AS Roma tampil pincang pada laga ini. Pelatih tidak dapat menurunkan Paulo Dybala, Manu Koné, Evan Ferguson, Artem Dovbyk, dan Stephan El Shaarawy. Mario Hermoso memang kembali ke skuad, tetapi absennya sejumlah pemain inti memengaruhi keseimbangan permainan.
Udinese juga tidak turun dengan kekuatan penuh. Alessandro Zanoli harus menepi hingga akhir musim akibat cedera ACL. Adam Buksa, Hassane Kamara, dan Jakub Piotrowski turut absen. Meski begitu, tuan rumah tetap tampil solid. Mantan pemain Roma, Nicolò Zaniolo, kembali masuk daftar cadangan untuk pertama kalinya sejak operasi lutut.
Udinese Lebih Agresif
Sejak awal laga, Udinese langsung menekan. Mile Svilar harus bekerja keras dengan dua penyelamatan penting dari tembakan jarak jauh Arthur Atta dan Ekkelenkamp. Roma hampir kebobolan ketika Keinan Davis mendapat peluang emas, tetapi Gianluca Mancini melakukan sapuan krusial di depan gawang.
Tekanan Udinese terus berlanjut. Liam Miller melepaskan tembakan yang melambung tipis di atas mistar. Evan Ndicka kemudian melakukan intersepsi penting untuk menggagalkan peluang Davis yang lolos dari kawalan. Roma sempat membalas melalui serangan balik cepat yang dipimpin Matías Soulé, namun sepakan Donyell Malen masih mudah diamankan Maduka Okoye.
Gol Kontroversial Penentu Laga
Udinese akhirnya memecah kebuntuan di babak kedua. Ekkelenkamp mengeksekusi tendangan bebas yang membentur Malen di pagar hidup. Bola berubah arah dan meluncur ke sudut atas gawang. Svilar tidak mampu menjangkaunya.
Para pemain Roma memprotes keputusan wasit. Mereka menilai Mancini tidak melakukan pelanggaran sebelum tendangan bebas diberikan. Tak lama setelah gol tersebut, Udinese kehilangan Keinan Davis yang harus keluar lapangan akibat cedera paha.
Roma Gagal Samakan Skor
Roma meningkatkan tekanan pada menit-menit akhir. Svilar kembali menepis tendangan bebas Ekkelenkamp. Roma sempat mencetak gol lewat Bryan Cristante pada menit ke-90, namun wasit menganulirnya karena offside.
Pada menit ke-97, Roma hampir menyamakan kedudukan. Mancini melepaskan tembakan jarak dekat, tetapi Okoye melakukan penyelamatan gemilang. Hingga laga berakhir, skor 1-0 untuk Udinese tetap bertahan. (MR-03)






