Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih Barcelona Hans-Dieter “Hansi” Flick menilai mentalitas pemenang Raphinha menjadi faktor kunci keberhasilan Blaugrana menaklukkan Real Madrid pada final Supercopa de España 2026.
Gol penentu penyerang sayap asal Brasil itu memastikan kemenangan Barcelona dalam laga dramatis El Clásico, di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Senin (12/1/2026) dini hari WIB.
Raphinha Jadi Pembeda di Final El Clasico
Raphinha mencetak gol kemenangan pada menit ke-73 dalam pertandingan berintensitas tinggi yang juga diwarnai kartu merah Frenkie de Jong. Sebelumnya, winger berusia 29 tahun itu membuka keunggulan Barcelona sembilan menit sebelum turun minum dan memicu babak pertama yang berlangsung sengit.
(Sumber foto: Getty Images)
Real Madrid sempat menyamakan kedudukan melalui aksi individu Vinícius Júnior. Barcelona kembali memimpin lewat Robert Lewandowski, sebelum Gonzalo García membawa Los Blancos menyamakan skor menjadi 2-2. Namun, Raphinha kembali tampil sebagai pembeda dan memastikan Barcelona keluar sebagai juara.
Flick Soroti Mentalitas Raphinha
Kemenangan ini mencatatkan sejarah tersendiri. Barcelona menjadi tim pertama yang menundukkan Real Madrid dalam tiga final Supercopa de España secara beruntun. Raphinha juga menorehkan rekor pribadi dengan menjadi pemain kedua yang mampu mencetak empat gol dalam satu edisi Supercopa, menyamai catatan Aritz Aduriz pada 2015.
“Mentalitasnya mengesankan. Dia memengaruhi seluruh tim”, kata Flick kepada Movistar, dikutip Mataredaksi.
“Dia sempat melewatkan peluang pertama, tetapi memaksimalkan kesempatan berikutnya dan memberi kami kepercayaan diri. Tekanan dalam laga seperti ini sangat besar”.
(Sumber foto: X/@FCBarcelona)
Secara statistik, Raphinha tampil dominan. Ia mencatatkan lima tembakan, empat di antaranya dari dalam kotak penalti, terbanyak di antara seluruh pemain Barcelona. Kontribusinya membantu Blaugrana mengunci gelar Supercopa ke-16 sepanjang sejarah klub.
Lewandowski Tekankan Kesabaran
Lewandowski tampil konsisten dalam laga tersebut. Penyerang Polandia itu mencetak gol untuk laga ketiga beruntun di Supercopa dan kini mengoleksi 10 gol dari 20 penampilan di semua kompetisi musim ini.
“Kami bermain bagus di kedua babak. Madrid bertahan sangat rendah. Kami harus sabar mencari ruang. Yang terpenting, kami menang dan meraih satu gelar lagi”, ujar Lewandowski.
Barcelona memimpin klasemen La Liga dengan keunggulan empat poin setelah kemenangan tersebut. Tim asuhan Hansi Flick akan menghadapi Real Racing Club Santander pada Kamis mendatang di babak 16 besar Copa del Rey. (MR-02)






