Mataredaksi.com, BOGOR – Juara bertahan Paris Saint-Germain menundukkan Chelsea 5-2 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA 2025/2026 di Stade Parc des Princes, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB. Khvicha Kvaratskhelia menjadi sorotan utama dengan dua gol dan satu assist, memastikan PSG mengendalikan jalannya laga.
Chelsea kini menghadapi tantangan besar untuk membalikkan defisit tiga gol pada leg kedua di Stamford Bridge, London, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB.
Gol Cepat PSG Buka Keunggulan
Chelsea sempat menekan sejak awal pertandingan. João Pedro mendapat peluang pada menit ke-4 dari umpan silang Reece James, tetapi gagal memanfaatkan kesempatan itu.
PSG langsung merespons enam menit kemudian. João Neves menyundul umpan silang Ousmane Dembélé ke arah Bradley Barcola, yang melepaskan tendangan voli keras ke sudut atas gawang dari dekat titik penalti. Gol ini menandai awal dominasi PSG.
Dembélé hampir menggandakan keunggulan saat tendangannya membentur tiang gawang. Chelsea kemudian membalas melalui Enzo Fernández yang memberi umpan kepada Malo Gusto untuk mencetak gol pada menit ke-28.
PSG Serang Balik, Chelsea Berusaha Bangkit
Sebelum jeda, Cole Palmer memaksa kiper Matvey Safonov melakukan penyelamatan gemilang. Namun, PSG kembali menekan. Désiré Doué memberikan umpan kepada Dembélé, yang melepaskan tembakan ke sudut kiri bawah melewati Wesley Fofana.
Chelsea kembali menyamakan kedudukan pada menit ke-57 saat Pedro Neto mengirim umpan ke Enzo Fernández. Namun, kesalahan Filip Jörgensen membuat bola dicuri Kvaratskhelia, yang kemudian memberi assist kepada Vitinha untuk lob tenang melewati kiper Chelsea pada menit ke-74.
Gol João Pedro dianulir karena offside, tetapi Kvaratskhelia terus bersinar. Ia menggiring bola, melepaskan tembakan keras ke sudut kanan atas, dan menyapu bola hasil umpan Hakimi di waktu tambahan, memastikan kemenangan PSG.
Kvaratskhelia dan Doué Terus Bersinar
Gol Barcola menjadi yang pertama di Liga Champions sejak Februari 2025, mengakhiri catatan 17 pertandingan tanpa gol di kompetisi UEFA.
Kvaratskhelia kini terlibat langsung dalam lima gol dalam lima pertandingan terakhir Liga Champions, terdiri dari tiga gol dan dua assist. Ia juga mencatat dua penampilan sebagai pemain pengganti musim ini.
Désiré Doué tampil produktif, terlibat dalam empat gol dalam tiga pertandingan terakhir, dengan rincian dua gol dan dua assist. Ini menjadi kali pertama ia mencatat gol atau assist berturut-turut dalam kompetisi ini.
Enzo Fernández hampir membawa Chelsea meraih hasil imbang dengan gol dan assist, tetapi The Blues akhirnya pulang tanpa poin.
PSG Kuasai Laga dengan Efektivitas Tinggi
Atmosfer di Stade Parc des Princes memanas saat PSG menekan. Suporter bersorak riuh setiap kali Kvaratskhelia melewati pertahanan Chelsea. Euforia tribun terlihat jelas sepanjang pertandingan.
Pelatih PSG aktif memberi instruksi di pinggir lapangan. Barcola dan Doué menunjukkan keberanian dalam serangan balik. Mereka memanfaatkan kecepatan dan kombinasi umpan satu-dua untuk mengejutkan lini belakang The Blues.
Statistik menunjukkan PSG lebih efektif. Chelsea mencatat 1,53 expected goals (xG), sementara PSG hanya 0,87 xG. Efektivitas serangan PSG membuat mereka meraih kemenangan meyakinkan dan memegang kendali leg pertama.
Di akhir laga, pemain PSG saling memberi tepukan dan semangat di pinggir lapangan. Sementara itu, Chelsea mencoba mengevaluasi kelemahan lini belakang mereka sebelum leg kedua. Momen ini juga menjadi waktu refleksi dan strategi menjelang pertandingan berikutnya. (MR-02)






