Mataredaksi.com, BOGOR – Harry Kane menyesalkan kegagalan Bayern München memaksimalkan sejumlah peluang saat kalah tipis 4-5 dari Paris Saint-Germain pada leg pertama semifinal Liga Champions UEFA 2025/2026 di Stade Parc des Princes, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB.
Penyerang timnas Inggris itu menilai Bayern sebenarnya memiliki cukup banyak peluang untuk mencetak gol tambahan, namun kurang tajam dalam penyelesaian akhir.
“Kami memiliki momen di mana kami bisa lebih klinis dalam umpan terakhir maupun penyelesaian akhir”, kata Kane kepada Prime Video dilansir Mataredaksi.
Dalam laga dramatis yang menghasilkan sembilan gol itu, Kane mencetak satu gol dan satu assist. Ia menilai Bayern justru tampil semakin baik seiring jalannya pertandingan, terutama saat PSG mulai kehilangan intensitas.
Menurut Kane, Bayern harus membawa semangat dan intensitas yang sama saat menjalani leg kedua di Allianz Arena pekan depan.
“Kami merasa tampil semakin baik, terutama ketika pertandingan berjalan dan mereka mulai lelah. Kami harus membawa intensitas yang sama, bahkan lebih baik lagi minggu depan”, ujarnya.
Kane juga memuji semangat juang timnya yang mampu bangkit setelah sempat tertinggal 2-5. Menurut dia, situasi tersebut tidak mudah, apalagi Bayern bermain di kandang lawan.
“Kami bangga karena bisa bangkit menjadi 5-4. Tertinggal 5-2 di kandang lawan adalah situasi yang sulit, tetapi kami terus berjuang dan kembali ke pertandingan”, katanya.
Penyerang berusia 32 tahun itu menilai duel melawan PSG mempertemukan dua tim papan atas Eropa. Menurut Kane, kedua tim sama-sama memiliki kualitas serangan yang berbahaya.
Ia optimistis Bayern masih memiliki peluang besar untuk membalikkan keadaan pada leg kedua. Menurut dia lagi, dukungan penuh suporter di Allianz Arena bisa menjadi kekuatan tambahan bagi Bayern.
Ia memperkirakan leg kedua akan kembali berlangsung ketat. Tim yang mampu memanfaatkan peluang dengan lebih baik akan lolos ke final. “Akan ada banyak momen seperti hari ini, dan siapa yang bisa memanfaatkannya akan melaju ke final”, tutur Kane. (MR-02)






