Mataredaksi.com, BOGOR – Selepas kemenangan telak Paraguay 4-0 atas Nikaragua, di Stadion Defensores del Chaco, Asunción, gelandang muda Diego Gómez menjadi salah satu suara pertama yang merayakan sekaligus menatap masa depan.
Penampilannya yang solid di lini tengah ikut mengunci dominasi tim nasional Paraguay dalam laga perpisahan sebelum Piala Dunia FIFA 2026.
Gómez menyebut kemenangan ini sebagai cara terbaik untuk mengucapkan salam perpisahan kepada publik Asunción. “Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang datang untuk mendukung kami. Mengucapkan selamat tinggal dengan kemenangan adalah perasaan terbaik,” ujarnya.
Ia juga menilai atmosfer stadion yang penuh dukungan menjadi energi tambahan bagi seluruh pemain sepanjang pertandingan.
Lebih jauh, ia menegaskan mentalitas tim yang kini tertuju pada panggung besar di Amerika Utara. “Kami di sini untuk berkompetisi. Kami akan melangkah selangkah demi selangkah, tetapi kami akan pergi dan membuat negara kami bangga”, tambahnya.
Alfaro Tegas: Kiper Starter Sudah Diputuskan
Di sisi lain, pelatih Gustavo Alfaro kembali menjadi sorotan setelah ditanya soal siapa yang akan mengawal gawang Paraguay pada laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Amerika Serikat. Jawaban sang pelatih singkat namun tegas. “Saya sudah memutuskan”, katanya tanpa elaborasi dikutip Mataredaksi dari VS. Sports.
Meski demikian, Alfaro menegaskan bahwa laga uji coba melawan Nikaragua bukan satu-satunya acuan dalam menentukan komposisi akhir tim. Ia juga menyoroti kondisi beberapa pemain, termasuk Antonio Sanabria, yang disebut belum berada di level kebugaran maksimal.
“Detail kecil sangat menentukan, terutama di posisi penjaga gawang. Kami harus sangat hati-hati dalam mengambil keputusan”, ujarnya. Meski belum mengumumkan nama, keputusan Alfaro diyakini sudah final dan hanya menunggu waktu untuk diumumkan ke publik.
José Canale: Dari Impian ke Panggung Piala Dunia
Bek tengah José Canale juga menjadi salah satu cerita menarik dalam perjalanan Paraguay menuju turnamen besar. Pemain yang baru saja menikmati kesuksesan di level klub itu kini masuk dalam daftar akhir skuad Piala Dunia.
Canale mengakui bahwa momen ini terasa begitu cepat sekaligus emosional, terlebih karena ia baru saja melewati periode penting dalam kariernya di level Amerika Selatan. “Ini momen yang sangat manis dalam karier saya. Saya masih mencoba mencerna semua yang terjadi”, katanya.
Ia menegaskan bahwa persaingan di dalam skuad sangat ketat, namun semangat kolektivitas tetap menjadi prioritas utama. “Kami semua ingin bermain, tapi yang terpenting adalah tim. Kami di sini untuk mendukung satu sama lain”, ujarnya.
Meski masih terkejut dengan pencapaiannya, Canale menyebut semua ini adalah buah dari kerja keras panjang. “Anda memimpikan ini sepanjang hidup. Sekarang saya harus menikmatinya dan bersyukur”, tambahnya.
Momentum Positif Menuju Piala Dunia 2026
Kemenangan meyakinkan, kejelasan arah dari pelatih, serta munculnya pemain baru memperkuat optimisme di tubuh Paraguay.
Dengan kombinasi pengalaman dan energi muda, skuad ini kini bersiap menghadapi tantangan terbesar di Amerika Utara. Atmosfer ruang ganti pun disebut semakin solid dan penuh kepercayaan diri.
Tim juga dijadwalkan menjalani sesi latihan terakhir sebelum berangkat ke Amerika Serikat dalam beberapa hari ke depan, dengan fokus pada pemulihan pemain, penyempurnaan taktik, serta evaluasi akhir skuad. (MR-02)






