Mataredaksi.com, BOGOR – Kapten Tim nasional Jerman, Joshua Kimmich memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain pengganti yang berkontribusi besar dalam kemenangan dramatis Die Nationalelf atas Pantai Gading di Piala Dunia 2026.
Jerman sempat berada dalam posisi sulit setelah tertinggal 0-1 sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan menang 2-1 pada laga Grup E yang berlangsung, di Stadion BMO Field di Exhibition Place, Toronto, Ontario, Kanada, Minggu (21/6/2026) dini hari WIB.
Perubahan yang dilakukan pelatih Julian Nagelsmann pada pertengahan babak kedua menjadi titik balik pertandingan. Saat timnya masih tertinggal, Nagelsmann melakukan tiga pergantian pemain sekitar menit ke-60. Keputusan tersebut langsung membuahkan hasil.
Nadiem Amiri yang masuk dari bangku cadangan memberikan assist untuk gol penyeimbang yang dicetak Deniz Undav. Penyerang Stuttgart itu kemudian kembali mencetak gol pada masa injury time untuk memastikan kemenangan Jerman.
Menurut Kimmich, kontribusi para pemain pelapis menjadi salah satu faktor utama keberhasilan timnya meraih tiga poin penting. “Kami sudah mengetahui sejak sebelum turnamen bahwa kekuatan bangku cadangan akan sangat penting. Hari ini hal itu kembali terbukti”, ujar Kimmich kepada Magenta TV.
Ia secara khusus memuji sejumlah pemain yang masuk pada babak kedua dan mampu memberikan dampak instan bagi permainan Jerman.
“Semua pemain pengganti tampil luar biasa. Deniz kembali menunjukkan kualitasnya. Nadiem membawa energi dan mentalitas yang sangat membantu tim. Antonio Rüdiger juga bermain sangat baik setelah masuk. Jamie Leweling dan Leon Goretzka juga memberikan kontribusi positif”, katanya.
Kimmich menilai pergantian tiga pemain yang dilakukan Nagelsmann menjadi momen penting yang mengubah jalannya pertandingan.
Kimmich Puji Mentalitas Undav
Publik memberikan sorotan terbesar kepada Deniz Undav yang kembali tampil sebagai supersub bagi Jerman. Sebelumnya, Undav juga mencetak gol setelah masuk sebagai pemain pengganti saat Jerman menghancurkan Curaçao 7-1 pada laga pembuka.
Joshua Kimmich menilai bahwa kepercayaan diri menjadi kekuatan terbesar penyerang berusia 30 tahun tersebut. “Dia selalu percaya pada kemampuannya sendiri dan percaya pada momen yang akan datang. Itu terlihat setiap kali dia berada di lapangan”, ujar Kimmich.
Pengaruh Besar dalam Waktu Singkat
Kimmich mengagumi ketenangan sang striker saat berada di area penalti lawan. “Ketika menguasai bola, dia selalu merasa bisa menentukan hasil pertandingan lewat satu aksi. Pemain seperti itu sangat penting bagi sebuah tim”, lanjut bek kanan asal klub Bayern München tersebut.
Ia menambahkan bahwa seorang pemain tidak harus tampil penuh selama 90 menit untuk memberikan pengaruh besar dalam pertandingan. “Terkadang 30 menit sudah cukup untuk mengubah jalannya laga. Deniz sukses membuktikannya dalam dua pertandingan terakhir”, kata Kimmich menutup pembicaraan. (MR-02)






