Ange Postecoglou Dipecat Nottingham Forest Usai Timnya Dibantai Chelsea

Meminta Kesabaran Sebelumnya, Manajer Australia Tak Sempat Membuktikan Strateginya

EKSPRESI permohonan Ange Postecoglou agar diberikan kesabaran tidak terjawab, sebelum resmi dipecat Nottingham Forest, Sabtu (18/10/2025) malam WIB. (Sumber foto: Neal Simpson/Sportsphoto/Allstar/Getty Images)

Masa Jabatan Singkat di City Ground

Mataredaksi.com, BOGOR – Nottingham Forest resmi memecat manajer Ange Postecoglou hanya beberapa menit setelah kalah 0-3 dari Chelsea pada Sabtu malam (18/10/2025) pada matchday ke-8 Liga Primer Inggris 2025/2026.

Pelatih asal Australia itu menggantikan Nuno Espírito Santo pada September lalu, namun gagal memenangkan satu pun dari tujuh pertandingan pertamanya sebelum jeda internasional. Kekalahan dari The Blues akhirnya menjadi pemicu keputusan cepat klub.

“Nottingham Forest Football Club dapat mengonfirmasi bahwa setelah serangkaian hasil dan penampilan yang mengecewakan, Ange Postecoglou telah dibebaskan dari tugasnya sebagai pelatih kepala dengan segera”, bunyi pernyataan resmi klub. Masa jabatan Postecoglou hanya 39 hari, menjadikannya pelatih permanen dengan durasi terpendek kedua dalam sejarah Liga Primer.

Postecoglou Meminta Kesabaran
Ironisnya, keputusan pemecatan ini datang beberapa hari setelah Postecoglou meminta pemilik klub, Evangelos Marinakis, untuk memberikan kesabaran. Mantan pelatih Tottenham Hotspur itu meyakini bahwa kesuksesan membutuhkan waktu.

“Saya selalu memenangkan banyak hal di tahun kedua saya di klub sebelumnya. Kuncinya adalah memberikan waktu. Jika tidak, hasilnya akan sama—pekerjaan saya tidak selesai sepenuhnya”, kata Postecoglou sebelum pertandingan Sabtu. “Saya tidak bisa menang dalam situasi di mana saya harus meyakinkan orang setiap saat. Kita semua bisa melihat apa yang terjadi”.

Pencarian Manajer Baru Dimulai
Dengan berakhirnya era Postecoglou, Forest kini bersiap untuk menunjuk manajer ketiga musim ini, baru delapan pertandingan berjalan. Laporan awal menyebut mantan pelatih Burnley dan Everton, Sean Dyche, sebagai kandidat teratas untuk mengisi kursi panas di City Ground. (MR-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *