Alonso Dapat Sorotan, Míchel Pasang Badan
Mataredaksi.com, BOGOR – Manajer Real Madrid Club de Fútbol, Xabi Alonso kembali jadi sorotan setelah komentarnya usai laga dinilai tidak mencerminkan urgensi kondisi tim, Senin (1/12/2025). Ia merespons hasil imbang 1-1 di markas Girona Futbol Club dengan nada tenang, sesuatu yang memicu kekecewaan para Madridistas.
PEMAIN kedua kesebelasan bereaksi pada pertandingan di Estadio Municipal de Montilivi pada Senin (1/12/2025) dini hari WIB. (Sumber foto: Getty Images)
Madrid Kembali Kehilangan Poin
Los Blancos hanya membawa pulang satu angka dari Estadio Municipal de Montilivi pada pertandingan pekan ke-14 lanjutan La Liga EA Sports Spanyol 2025/2026, Minggu (30/11/2025) malam waktu setempat atau Senin (1/12/2025) dini hari WIB. Hasil tersebut memperpanjang tren tanpa kemenangan Madrid di liga menjadi tiga laga beruntun. Para suporter mulai mempertanyakan cara Alonso merespons penurunan performa tim.
Meski berada di bawah tekanan, Alonso tetap memilih pendekatan tenang. Ia menilai permainan Federico Valverde dan kawan-kawan meningkat di babak kedua dan kompetisi masih berlangsung panjang.
EKSPRESI Manajer Real Madrid Xabi Alonso begitu timnya kebobolan oleh Girona FC, Senin (1/12/2025) dini haeri WIB. (Sumber foto: X/@realmadrid)
“Kami lebih baik di babak kedua. Kami tidak memiliki akurasi. Tapi musim ini masih panjang. Meja akan berubah berkali-kali. Kami memiliki kesempatan untuk mendapatkan 3 poin pertandingan berikutnya”, ujar Alonso dilansir Mataredaksi dari getfootballnewsspain.com.
Komentar itu justru memantik reaksi keras. Suporter menilai Alonso terlalu santai menghadapi periode negatif. Los Blancos kehilangan ritme dan intensitas, sementara rotasi pemain belum memberikan dampak maksimal. Madridistas menuntut perubahan cepat, tetapi Alonso menegaskan bahwa ia tetap mengikuti rencana jangka panjang.
Míchel Membela Alonso
Di sisi lain, pelatih Girona FC, Míchel Ángel Sánchez Muñoz tampil membela Real Madrid. Menjelang laga timnya kontra Los Blancos, ia menilai kritik terhadap Alonso dan performa Madrid sudah melewati batas.
EKSPRESI gelandang Girono FC Azzedine Ounahi usai membobol gawang Real Madrid, Senin (1/12/2025) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@GironaFC)
“Real Madrid adalah satu-satunya tim di dunia yang bisa menjadi yang pertama di liga dan berada dalam ‘momen rumit’. Semua orang berbicara tentang mereka, tetapi mereka adalah pemimpin”, tegas Míchel Sánchez.
Tekanan Besar Terhadap Klub Besar
Teknisi berusian 50 tahun itu menilai ekspektasi besar membuat Real Madrid selalu jadi pusat perhatian, bahkan saat mereka tetap konsisten berada di papan atas. Ia mengingatkan bahwa Madrid tetap berbahaya, terutama karena sering bangkit di momen penting.
Meski kini duduk di posisi kedua di bawah Barcelona, Míchel Ángel Sánchez Muñoz menilai situasi tersebut tidak mengubah kekuatan Los Blancos. Ia menekankan bahwa satu fase buruk tidak boleh menjadi tolok ukur mutlak. (MR-01)






