Mataredaksi.com, BOGOR – Timnas Inggris tidak hanya membawa pulang tiga poin dari Beograd pada Kamis (10/9/2025) dini hari WIB. Mereka juga lulus ujian mental dalam atmosfer panas Stadion Rajko Mitić.
Nyanyian politik bernuansa Serbia-Kosovo menggema sejak awal, bahkan laser hijau sempat diarahkan ke mata bek Ezri Konsa. Tribune tuan rumah sempat ricuh. Sebagian pendukung Serbia memicu keributan singkat, tetapi laga tetap berjalan.
Skuad Inggris merespons tekanan itu dengan fokus dan kolektivitas tinggi. Kondisi di luar lapangan ikut mempertebal tensi. Serbia sedang dilanda keresahan politik, protes besar mengguncang Beograd. Tim basket mereka juga tersingkir dari EuroBasket, menambah kekecewaan publik.
Thomas Tuchel menegaskan timnya mampu menjawab semua tantangan. “Kami saling membantu dan menjaga intensitas. Lawan tidak menciptakan satu pun tembakan tepat sasaran. Itu hasil kerja kolektif”, katanya. (MR-02)






