Mataredaksi.com, BOGOR – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor menemukan pedagang nakal yang menjual boraks, senyawa kimia berbentuk kristal putih tak berwarna, di beberapa pasar, terutama wilayah Bogor Timur.
Kepala DKP Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menyampaikan hal ini saat mengunjungi Kecamatan Jonggol beberapa waktu lalu. “Saat sidak (inspeksi mendadak) di beberapa pasar, kami melihat banyak pedagang menjual boraks. Pedagang lain masih relatif aman”, kata Teuku Mulya, Selasa (16/9/2025).
Ia menegaskan, DKP akan langsung menegur pedagang yang menjual makanan mengandung boraks. “Kami akan menegur mereka secara langsung. Pedagang tidak boleh menjual dagangan yang mengandung zat berbahaya, apalagi untuk dikonsumsi”, ujarnya.
Teuku juga mengimbau masyarakat Kabupaten Bogor untuk lebih berhati-hati saat membeli dan mengonsumsi makanan olahan. Ia menjelaskan, masyarakat sulit mendeteksi kandungan berbahaya seperti boraks pada makanan olahan. Sebaliknya, masyarakat bisa menguji makanan segar untuk mengetahui kandungan pestisida atau boraks.
“Intinya, masyarakat harus cermat. Pilih makanan segar yang bisa diuji kandungan kimia, dan jangan sembarangan membeli makanan olahan di pasar”, jelasnya.
DKP terus mengawasi pasar-pasar lokal, rutin melakukan sidak, dan mendidik pedagang serta pembeli tentang bahaya makanan beracun. “Kami berharap upaya ini bisa menghentikan peredaran makanan berbahaya dan melindungi kesehatan warga”, pungkas Teuku. (MR-05)






