Mataredaksi.com, BOGOR – Brentford Football Club meraih kemenangan penting 2-0 atas AFC Bournemouth pada putaran kedua Carabao Cup 2025, di Vitality Stadium, Rabu (27/8/2025) dini hari WIB. Hasil itu sekaligus membantu meredam keraguan yang muncul sejak kepergian sejumlah figur kunci dari klub.
Brentford Bungkam Narasi Negatif
The Bees sempat dipandang sebagai kandidat degradasi Liga Inggris setelah kehilangan pelatih Thomas Frank, winger Bryan Mbeumo, dan kapten Christian Nørgaard. Namun, pelatih baru Keith Andrews kini sudah mengantongi dua kemenangan dari tiga laga perdananya di kursi manajer.
“Awal musim selalu menjadi momen untuk membangun kebugaran dan memastikan semua pemain siap. Itu sebabnya kami harus memaksimalkan skuad. Ada keputusan sulit untuk laga melawan Aston Villa di akhir pekan, tetapi malam ini menunjukkan apa yang kami miliki sebagai tim dan sebagai klub”, ujar Andrews.
Pemain Pulih, Thiago Ikut Bersinar
Pelatih 43 tahun itu juga menyoroti kembalinya sejumlah pemain dari cedera panjang, termasuk Rico Henry dan Aaron Hickey. Striker anyar Igor Thiago, yang turut mencetak gol kedua, juga menjadi catatan positif.
“Kami bertahan dengan luar biasa baik. Dasar-dasar permainan itulah yang memberi hasil. Mungkin ada narasi negatif dalam beberapa pekan terakhir, tapi orang tidak melihat apa yang kami lakukan setiap hari”, tambahnya.
Carvalho Buka Skor, Thiago Pastikan Kemenangan
Gol kemenangan Brentford datang dari Fabio Carvalho pada menit ke-34. Ia memanfaatkan knockdown Kristoffer Ajer dari umpan silang Henry dan menuntaskannya di tiang jauh.
Thiago menggandakan keunggulan pada menit ke-65 setelah menerima assist Carvalho. Aksi Frank Onyeka yang merebut bola dari Alex Scott di area sendiri menjadi awal serangan balik cepat yang berbuah gol.
Bournemouth Akhiri Laga dengan 10 Pemain
AFC Bournemouth harus mengakhiri laga dengan 10 pemain setelah Julián Araujo mendapat kartu kuning kedua di menit akhir akibat tekel keras terhadap Thiago.
Pelatih Bournemouth, Andoni Iraola, yang melakukan delapan perubahan pada susunan starter, mengakui timnya kurang siap.
“Jika rotasi ini tidak berhasil, tentu kesalahan ada pada saya. Untuk melangkah jauh di kompetisi ini, Anda harus benar-benar siap, dan kami belum menunjukkannya”, ungkap Iraola. (MR-03)









