Mataredaksi.com, BOGOR — Chelsea Football Club menaklukkan Liverpool 2-1 dalam laga penuh drama pekan ketujuh Liga Primer Inggris 2025/2026 di Stadion Stamford Bridge, London, Sabtu (4/10/2025) malam WIB. Estêvão Willian mencetak gol kemenangan pada menit ke-95, memastikan The Blues pulang dengan tiga poin.
Liverpool kembali menderita gol telat, sepekan setelah kalah 1-2 dari Crystal Palace lewat gol Eddie Nketiah di menit ke-97. Kali ini, pemain pengganti Chelsea asal Brasil itu menutup malam dramatis bagi juara bertahan.
Chelsea Unggul Lebih Dulu
Sejak peluit awal, Chelsea menekan pertahanan Liverpool dengan agresivitas tinggi. Meski kehilangan pemain kunci seperti Cole Palmer, Moisés Caicedo memecah kebuntuan pada menit ke-14 dengan tendangan keras dari luar kotak penalti yang membuat kiper debutan Giorgi Mamardashvili tak bisa menghentikannya.
Liverpool mencoba membalas melalui Alejandro Garnacho, tetapi tendangannya membentur tiang. Permintaan penalti mereka juga ditolak wasit. Hingga turun minum, Chelsea tetap memimpin 1-0 dan memegang kendali ritme permainan.
Liverpool Samakan Kedudukan
Babak kedua melihat Arne Slot melakukan perubahan taktik dengan memasukkan Alexander Isak dan Cody Gakpo. Pergantian itu langsung membuahkan hasil pada menit ke-71. Gakpo menuntaskan umpan silang Isak di sisi kanan pertahanan Chelsea menjadi gol penyama kedudukan.
Gol itu membangkitkan kepercayaan diri Liverpool. Namun Chelsea segera kembali mengendalikan permainan. Enzo Fernández nyaris membawa tuan rumah unggul ketika sundulannya membentur tiang.
Estêvão Willian Menjadi Pahlawan
Di menit ke-95, Fernández mengirim umpan terobosan kepada Marc Cucurella. Bek kiri itu mengirim umpan silang ke depan gawang, dan Estêvão Willian menuntaskannya dari jarak dekat menjadi gol kemenangan. Stamford Bridge meledak merayakan gol penentu tersebut.
Gol ini mengukuhkan Estêvão sebagai pemain Brasil termuda kedua yang mencetak gol di Premier League setelah Rafael da Silva pada 2008. Kemenangan ini juga menandai comeback mental bagi Chelsea yang sebelumnya dilanda badai cedera.
Statistik dan Catatan Penting
Liverpool kini menderita empat kekalahan beruntun di London di Premier League — rekor terburuk mereka sejak 2010. Arne Slot juga menelan tiga kekalahan berturut-turut di semua kompetisi untuk pertama kali dalam karier kepelatihannya.
Meskipun Liverpool menciptakan peluang lebih banyak dengan nilai expected goals (xG) 1,89, efektivitas Chelsea (xG 0,88) membuat perbedaan. Kemenangan ini juga menjadi pertama bagi The Blues atas juara bertahan sejak menang 1-0 di Anfield pada Maret 2021.
Slot mengakui performa timnya kurang tajam. “Kami menguasai bola, tetapi gagal memaksimalkan peluang di momen penting. Premier League tidak memberi ampun untuk kesalahan”, katanya.
Maresca memuji mental para pemain muda. “Estêvão menunjukkan karakter besar malam ini. Kami bertarung sampai akhir”, tambahnya.
Dengan hasil ini, Chelsea naik di papan tengah, sedangkan Liverpool turun ke posisi kedua. Namun gol Estêvão di detik terakhir menjadi momen yang akan dikenang, membuktikan bahwa setiap pertandingan besar bisa menghadirkan legenda baru. (MR-01)






