Mataredaksi.com, BOGOR – Cristiano Ronaldo mencetak dua gol saat Portugal menghancurkan Armenia 5-0 dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Republik Vazgen Sargsyan, Sabtu (6/9/2025). João Félix juga menyumbang satu gol di setiap babak, sementara João Cancelo menambah satu gol lagi, memastikan kemenangan telak tim asuhan Roberto Martínez.
João Félix membuka skor pada menit ke-10, menyundul umpan silang Cancelo melewati kiper Henri Avagyan. Ronaldo menggandakan keunggulan Portugal pada menit ke-21 dengan sundulan akurat memanfaatkan umpan Pedro Neto. Cancelo menambah gol ketiga pada menit ke-32 melalui tembakan keras yang memanfaatkan kesalahan pertahanan Armenia. Babak kedua dimulai dengan cepat: Ronaldo mencetak gol keduanya hanya dalam 43 detik. João Félix menutup pesta gol Portugal pada menit ke-61 dengan memanfaatkan umpan yang membentur tiang dekat.
Ronaldo Dekati Rekor Gol Sepanjang Masa
Dua gol ini membawa Ronaldo melewati Lionel Messi dalam kategori gol terbanyak di kualifikasi Piala Dunia. Saat ini, Ronaldo mencatat 38 gol, melampaui 36 gol Messi untuk Argentina. Namun, rekor Carlos Ruiz dari Guatemala tetap di atas dengan 39 gol.
Meskipun demikian, Ronaldo masih memiliki peluang untuk melampaui rekor itu. Portugal masih memiliki lima pertandingan kualifikasi tersisa, termasuk melawan Hongaria, Republik Irlandia, dan kunjungan ulang dari Armenia.
Portugal Dominasi Armenia
Portugal mendominasi pertandingan. Tim asuhan Roberto Martínez mencatatkan 24 tembakan dengan 9 tepat sasaran dan xG 6,21. Sebaliknya, Armenia hanya memiliki 7 percobaan dengan 3 tepat sasaran dan xG 0,18. Kiper Diogo Costa melakukan beberapa penyelamatan rutin untuk menjaga clean sheet.
Warisan Ronaldo di Panggung Internasional
Ronaldo kini memimpin semua pemain dalam sejarah sepak bola dengan gol internasional terbanyak di semua kompetisi. Meski begitu, performanya di Piala Dunia sedikit kurang impresif. Selama lima turnamen Piala Dunia, Ronaldo belum mencetak gol di babak gugur. Rekor terbaiknya tetap saat Portugal kalah dari Prancis di semifinal 2006. (MR-01)






