Fàbregas Persembahkan Kemenangan Como untuk Michael Bambang Hartono

Merayakan - Assane Diao (kiri) penyerang sayap Como 1907 merayakan dengan rekan setimnya Nicolás Paz setelah mencetak gol pertama tim mereka pada pertandingan pekan ke-30 Serie A Italia 2025/2026 melawan Pisa Sporting Club, di Stadion Giuseppe Sinigaglia Djarum, Minggu (23/3/2026) malam WIB. Kemenangan telak 5-0 I Lariani atas Il Torri didedikasikan untuk mendiang Michael Bambang Hartono yang wafat pada usia 86 tahun. (Sumber foto: @footballitalia/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih Como 1907, Cesc Fàbregas, mempersembahkan kemenangan telak 5-0 atas Pisa Sporting Club untuk mendiang Michael Bambang Hartono yang wafat pada usia 86 tahun.

Laga pekan ke-30 Serie A Italia 2025/2026, di Stadio Giuseppe Sinigaglia Djarum, Minggu (22/3/2026) malam WIB, menghadirkan suasana emosional. Como tidak sekadar mengejar kemenangan, tetapi juga membawa misi penghormatan sejak awal laga.

Penghormatan Sejak Awal Laga

Suasana stadion hening beberapa saat sebelum kick-off. Pemain, ofisial, dan suporter mengheningkan cipta untuk mengenang Michael Bambang Hartono yang wafat di Singapura pada Kamis (19/3/2026).

Para pemain Como mengenakan pita hitam di lengan. Simbol tersebut menegaskan duka tim sekaligus menghormati sosok yang berperan besar dalam perjalanan klub.

“Kami kehilangan figur penting. Namun, kami berdiri di sini karena kepercayaan yang beliau tanamkan”, ujar Cesc Fàbregas dalam sesi konferensi pers usai laga dilansir Mataredaksi dari Tuttomercatoweb.

Como Tampil Menekan Sejak Menit Awal

Como langsung mengambil inisiatif serangan. Lucas Da Cunha dan kawan-kawan menekan pertahanan lawan sejak menit pertama dan membuka keunggulan lewat Assane Diao pada menit ke-7.

Keunggulan itu meningkatkan kepercayaan diri tim. Anastasios Douvikas menggandakan skor pada menit ke-29 melalui penyelesaian satu sentuhan di dalam kotak penalti.

Memasuki babak kedua, Martin Baturina menambah gol ketiga pada menit ke-48 lewat tembakan akurat dari luar kotak penalti.

Serangan Como terus berlanjut. Nicolás Paz mencetak gol keempat pada menit ke-75. Máximo Perrone kemudian menutup pesta gol pada menit ke-81. Efektivitas penyelesaian akhir menjadi kunci dominasi Como sepanjang pertandingan.

Peran Besar Keluarga Hartono

Bersama Robert Budi Hartono, Michael Bambang Hartono mengambil alih Como 1907 pada 2019 melalui Grup Djarum. Sejak saat itu, klub terus berkembang dari berbagai aspek.

Como bangkit dari Serie D hingga kembali ke Serie A. Proses tersebut berjalan melalui perencanaan matang dan investasi berkelanjutan.

Como Jaga Peluang ke Liga Champions

Kini, Como tampil sebagai kekuatan baru di Serie A. Klub racikan Cesc Fàbregas mampu bersaing di papan atas dan menjaga konsistensi permainan.

Dengan 57 poin dari 30 pertandingan, Como menempati posisi empat besar. Mereka terus menjaga peluang tampil di Liga Champions UEFA musim depan.

Fàbregas menegaskan pentingnya peran almarhum dalam perjalanan tim. “Kami tidak boleh melupakan beliau. Ia harus selalu dikenang dengan penuh cinta. Kemenangan ini kami persembahkan untuk Michael dan keluarga”, tutupnya. (MR-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *