Kabupaten Bogor Menang 4-2 di Derby Bogor, Puncaki Grup D BK Porprov Jabar 2026

Drama Empat Penalti Warnai Laga Panas di Sukaraja

PEMAIN Kabupaten Bogor (kiri) berduel dengan pemain Kota Bogor pada laga penyisihan Babak Kualifikasi Porprov Jabar 2026 di Lapangan Yon Armed 10 Brajamusti, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Senin (8/9/2025). (Sumber foto: Humas Askab Bogor)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim sepak bola Kabupaten Bogor menang 4-2 atas Kota Bogor dalam laga derby penyisihan Grup D Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Pertandingan berlangsung di Lapangan Yon Armed 10 Brajamusti, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Senin (8/9/2025) sore tadi.

Kabupaten Bogor Kuasai Babak Pertama

Skuad Bogor Istimewa langsung unggul pada menit ke-20 melalui gol Fadel Muhammad. Noval Saparudin menggandakan skor lewat tendangan penalti pada menit ke-34. Kota Bogor mencoba membalas, tetapi pertahanan rapat Kabupaten Bogor membuat skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Kota Bogor Samakan Kedudukan

Di babak kedua, Kota Bogor bangkit. Robi Ardiansyah sukses mengeksekusi dua penalti, masing-masing pada menit ke-46 dan menit ke-65. Skor berubah menjadi 2-2 dan permainan semakin sengit.

Protes keras sempat terjadi. Pelatih dan pemain Kota Bogor menuntut penalti tambahan karena menilai pemain Kabupaten Bogor dua kali melakukan handball. Namun, wasit tetap melanjutkan pertandingan.

Gol Penentu di Akhir Laga

Kabupaten Bogor kembali memimpin lewat gol Mohammad Fajri. Tak lama berselang, Muhammad Fadilah mencetak gol keempat setelah memanfaatkan bola rebound penalti yang gagal dieksekusi Rajan. Skor akhir 4-2 memastikan Kabupaten Bogor berada di puncak klasemen Grup D dengan enam poin dari dua pertandingan.

Tanggapan Pelatih dan Manajer

Pelatih Kabupaten Bogor, Dian Irawan, menilai anak asuhnya kurang fokus di babak kedua.

“Beberapa pemain terburu-buru dalam mengambil keputusan. Tapi kami bisa mengendalikan kembali permainan. Untuk penalti, pemain bilang tidak kena tangan. Wasit mungkin melihatnya berbeda”, ujar Dian.

Manajer tim Kabupaten Bogor, Arif Syah, menambahkan faktor kelelahan menjadi kendala.

“Pertandingan berlangsung dengan jeda hanya satu hari. Alhamdulillah pemain tetap bisa tampil bagus dan mengamankan kemenangan”, ucap Arif.

(MR-06)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *