Kompany Minta Bayern München Tetap Fokus Usai Lolos ke Final DFB-Pokal

Memberi instruksi - Vincent Kompany memberi instruksi dari tepi lapangan saat Bayern München menghadapi Bayer 04 Leverkusen pada pertandingam semifinal DFB-Pokal 2025/2026, di Stadion BayArena, Kamis (23/4/2026) dini hari WIB. Ia menegaskan, Die Roten tidak boleh larut dalam euphoria setelah menang 2-0 atas Die Werkself. (Sumber foto: @FCBayernEN/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih Vincent Kompany menyambut gembira keberhasilan FC Bayern München melaju ke final DFB-Pokal musim 2025/2026, tetapi menegaskan timnya tidak boleh larut dalam euforia. Setelah menang 2-0 atas Bayer 04 Leverkusen di semifinal, Kompany langsung mengalihkan fokus ke jadwal padat yang menanti Bayern pada akhir musim.

Menurut Kompany, membawa Bayern kembali ke final di Berlin menjadi pencapaian yang sangat berarti. Ia menyebut keberhasilan itu sebagai hadiah besar bagi tim, mengingat sejak awal musim semua pihak menargetkan lolos ke partai puncak.

“Sejak hari pertama, semua orang berbicara tentang Berlin. Mampu membawa klub kembali ke sana adalah hadiah yang luar biasa”, ujar Kompany seusai pertandingan dilansir Mataredaksi dari bulinews.com.

Meski demikian, pelatih asal Belgia itu mengakui sulit menikmati kemenangan terlalu lama karena ritme kompetisi yang padat menuntut konsentrasi penuh di laga berikutnya.

“Semuanya terasa begitu cepat karena Anda harus fokus ke pertandingan selanjutnya. Itulah hal tersulit dalam sepak bola, karena Anda tidak benar-benar punya waktu menikmati keberhasilan”, katanya.

Kompany menilai Bayern tampil sangat baik terutama pada babak pertama. Intensitas permainan tinggi membuat Leverkusen tidak mampu mengembangkan serangan. Namun, ia juga mengakui tim lawan tampil lebih agresif setelah jeda.

“Kami bermain sangat baik di babak pertama, sangat intens dan tidak memberi mereka ruang. Leverkusen tampil lebih baik di babak kedua, membuat kami bertahan lebih dalam, tetapi kami mampu mengatasinya dengan baik”, ucap Kompany.

Bagi mantan kapten timnas Belgia itu, keberhasilan Bayern musim ini tidak lepas dari solidnya kebersamaan tim. Ia menegaskan persatuan di dalam skuad menjadi fondasi utama keberhasilan mereka bersaing di berbagai ajang.

“Kami menikmati momen ini karena kami masih bersaing untuk gelar di berbagai kompetisi, tetapi bagi saya kebersamaan tim selalu menjadi hal utama”, katanya.

Walau Bayern sudah mengamankan gelar Bundesliga, Kompany menegaskan pendekatan tim tidak akan berubah. Ia ingin para pemain tetap menjaga ritme permainan dan mempersiapkan setiap pertandingan dengan standar yang sama, termasuk saat menghadapi 1. FSV Mainz 05 akhir pekan nanti.

“Secara teori fokus kami sekarang beralih ke Mainz, meskipun gelar liga sudah diamankan. Kami punya rutinitas yang jelas dalam persiapan dan saya tidak ingin mengubah proses itu, karena semua pertandingan tetap penting”, ujarnya.

Selain laga Bundesliga, Bayern juga bersiap menghadapi Paris Saint-Germain FC di semifinal UEFA Champions League. Dengan peluang meraih treble masih terbuka, Kompany memilih menjaga timnya tetap tenang dan tidak terpengaruh pujian maupun kritik dari luar.

“Kami sangat sedikit memperhatikan apa yang datang dari luar. Kami tidak mendengar semua pujian, tetapi saya juga tidak ingin mendengar kritik. Saya memilih berada di tengah di antara keduanya”, tutur Kompany.

Sikap itu menunjukkan Bayern belum ingin berpuas diri. Meski telah mencapai final DFB-Pokal dan mengunci Bundesliga, fokus utama Kompany adalah menjaga konsistensi tim agar tetap tajam dalam perburuan gelar ketiga musim ini. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *