Mataredaksi.com, CIANJUR – Rosadi (55), seorang kuli bangunan asal Kampung Darmaga, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, membentangkan bendera merah putih sepanjang 680 meter di jalan protokol desanya untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
Aksi itu menjadikan bentangan bendera miliknya sebagai yang terpanjang di Kabupaten Cianjur.
Jerih Payah Setahun
Rosadi, yang akrab disapa Ecen, mengatakan bendera itu berasal dari hasil jerih payahnya bekerja sebagai kuli bangunan. Ia rutin membentangkan bendera setiap peringatan kemerdekaan sejak 2021. Awalnya hanya 121 meter. Namun panjangnya terus bertambah setiap tahun hingga kini mencapai 680 meter.
“Menyambut Hari Kemerdekaan, saya sebagai rakyat biasa ingin membuktikan bahwa kita benar-benar merdeka. Tahun ini, panjangnya sudah 680 meter”, kata Rosadi, Senin (4/8/2025).
Ia menyisihkan sebagian gajinya selama satu tahun untuk membeli bahan bendera. Total pengeluaran mencapai belasan juta rupiah, termasuk untuk kain, tali, tambang, dan bambu penyangga.
“Saya beli kain, tali tambang, dan bambunya juga. Semua dari hasil nabung setahun”, ucapnya.
Dapat Dukungan Warga
Aksi Rosadi mendapat dukungan penuh dari warga sekitar, pemerintah desa, hingga aparat kepolisian. Warga juga ikut membantu proses pemasangan bendera sepanjang ratusan meter itu.
Rosadi mengaku melakukan ini karena rasa cintanya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia ingin menularkan semangat nasionalisme ke masyarakat.
“Saya ingin memotivasi warga lain untuk menghargai jasa para pahlawan. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih panjang lagi”, pungkasnya. (MR-04)






