Mataredaksi.com, BOGOR – Manchester City tetap menang tanpa Erling Braut Håland, ketika gol Antoine Semenyo membawa The Citizens menekuk Leeds United 1-0 pada matchday ke-28 di Stadion Elland Road, Minggu (1/3/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini memangkas jarak City dengan Arsenal di puncak Liga Premier 2025/2026 menjadi dua poin.
Babak Pertama Ketat, Leeds Tampil Menekan
Leeds United mendominasi beberapa menit awal. Dominic Calvert-Lewin menerima umpan silang Brenden Aaronson pada menit ketiga, tapi tendangannya melebar. Aaronson juga gagal memaksimalkan dua peluang lain: satu tembakan dari jarak dekat dan satu kesempatan satu lawan satu melawan Gianluigi Donnarumma.
Manchester City sempat kesulitan tanpa pencetak gol terbanyak mereka, Håland, yang absen karena cedera ringan. Namun, menjelang akhir babak pertama, Mathis Rayan Cherki mengirim umpan indah ke Semenyo, yang menanduk bola hasil umpan Rayan Aït-Nouri ke gawang Leeds. Gol ini menjadi penentu kemenangan City.
Dominasi City di Babak Kedua
City menguasai bola sepanjang babak kedua, tapi hanya beberapa peluang bersih tercipta. Karl Darlow melakukan penyelamatan gemilang dari sundulan Marc Guéhi, sementara Jaka Bijol hampir menyamakan kedudukan untuk Leeds. Daniel Farke menerima kartu merah karena bahasa kasar di waktu penuh, menambah tekanan bagi tuan rumah.
Debrief Data: City Tetap Tangguh Tanpa Håland
Sejak kedatangan Håland pada 2022-23, City menang 14 dari 18 laga Liga Premier tanpa pemain Norwegia itu, rata-rata 2,4 poin per game. Semenyo (14 gol, 4 assist) kini menjadi salah satu kontributor gol utama City musim ini.
Ia juga pernah mencetak gol tandang di Leeds untuk AFC Bournemouth, menjadi pemain pertama sejak Robbie Keane (2002-2003) yang mencetak gol di Elland Road untuk dua tim berbeda dalam satu musim Premier League.
Leeds United dan Manchester City masing-masing melepaskan 14 percobaan, tapi tuan rumah hanya dua kali tepat sasaran. The Sky Blues unggul dalam expected goals (xG) 1,77 berbanding 1,47.
Pep Guardiola menyoroti kerja keras timnya. “Kami menghadapi tantangan besar tanpa Erling Håland, tapi tim menunjukkan karakter dan fokus. Semua pemain menjalankan peran mereka dengan disiplin dan mental juara”, ujarnya.
Manchester City kini semakin dekat dengan mempertahankan posisi puncak, meski kompetisi masih panjang dan tekanan tetap tinggi di sisa musim. (MR-01)






