Mataredaksi.com, BOGOR – Brentford FC mencatat kemenangan bersejarah atas Newcastle United setelah penantian selama 92 tahun. Gol Dango Ouattara pada menit-menit akhir memastikan kemenangan 3-2 The Bees dalam lanjutan Liga Primer Inggris 2025/2026 pekan ke-25 di Stadion St James’ Park, Minggu (8/2/2026) dini hari WIB.
Atmosfer Panas di St James’ Park
Manajer Brentford Keith Andrews sempat menyebut St James’ Park sebagai stadion yang mampu menekan tim tamu. Namun Brentford tampil berani sejak awal laga. Kemenangan ini juga memastikan mereka menyapu bersih dua pertemuan melawan Newcastle musim ini, sesuatu yang terakhir kali terjadi pada musim 1934/1935 di kasta kedua.
Botman Buka Keunggulan Newcastle
Newcastle memulai laga dengan agresif. Bek tengah Sven Botman membawa tuan rumah unggul pada menit ke-24 melalui sundulan hasil sepak pojok Sandro Tonali. Gol tersebut memberi dorongan moral bagi The Magpies yang berusaha bangkit dari dua kekalahan beruntun.
Brentford merespons dengan cepat. Dango Ouattara menusuk dari sisi kiri dan mengirim umpan silang ke tiang jauh. Vitaly Janelt memenangi duel udara dan menyundul bola untuk menyamakan kedudukan.
Penalti Thiago Antar Brentford Unggul
Brentford sempat mengajukan protes saat Kieran Trippier menarik Keane Lewis-Potter di kotak penalti. Wasit tidak mengabulkan permintaan tersebut. Namun The Bees mendapat penalti menjelang turun minum setelah tembakan Mathias Jensen mengenai tangan Jacob Murphy.
Wasit Andy Madley meninjau insiden tersebut melalui VAR. Ia tetap menunjuk titik putih. Thiago menjalankan tugasnya dengan tenang dan membawa Brentford unggul 2-1 sekaligus mencetak gol ke-17 musim ini.
Drama Babak Kedua
Newcastle meningkatkan tekanan pada babak kedua. Pelatih Eddie Howe melakukan sejumlah pergantian pemain. Upaya tersebut membuahkan hasil saat Bruno Guimarães dijatuhkan Michael Kayode di kotak penalti.
Madley kembali menunjuk titik putih setelah melihat tayangan ulang. Guimarães mencetak gol penyama kedudukan dengan menempatkan bola ke tengah gawang, membuat skor menjadi 2-2 dengan 11 menit tersisa.
Gol Penentu Ouattara
Brentford tidak mengendurkan serangan. Pada menit ke-85, Dango Ouattara mencetak gol kemenangan. Sepakannya meluncur di antara kedua kaki Nick Pope. Gol tersebut menjadi gol kedua Ouattara dalam dua laga beruntun dan tercipta pada penampilannya yang ke-100 di Liga Primer Inggris.
Dampak di Klasemen
Kemenangan ini mengangkat Brentford ke peringkat ketujuh klasemen sementara Liga Inggris. Mereka kini unggul enam poin atas Newcastle yang tertahan di posisi ke-12. Newcastle menelan kekalahan ketiga beruntun di semua kompetisi dan menerima cemoohan pendukung di akhir laga.
Analisis: Tekanan Meningkat di St James’ Park
Ejekan suporter Newcastle yang terdengar sejak babak pertama hingga peluit akhir mencerminkan kekecewaan atas performa tim. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Newcastle United dan pelatih kepala Eddie Howe.
Kelelahan skuad terlihat jelas setelah rangkaian laga tandang berat melawan Manchester City, Liverpool, dan Paris Saint-Germain. Newcastle berharap laga kandang menjadi titik pemulihan, namun kerentanan yang sebelumnya muncul di laga tandang kini ikut terlihat di St James’ Park. The Magpies tercatat menelan tiga kekalahan kandang dalam empat laga terakhir.
Newcastle juga tampil kurang tajam di kedua sisi lapangan. Kieran Trippier menjalani laga sulit saat berhadapan dengan Dango Ouattara dan terlibat dalam proses gol penentu Brentford. Di lini depan, Yoane Wissa gagal memberi dampak berarti saat menghadapi mantan klubnya, meski sempat memiliki satu peluang yang digagalkan Vitaly Janelt di garis gawang.
Meski sempat menyamakan kedudukan lewat Bruno Guimarães, Newcastle gagal menjaga konsentrasi hingga akhir laga. Kekalahan ini membuat mereka tertahan di peringkat ke-12 klasemen sementara. Newcastle masih memiliki peluang di Liga Champions dan Piala FA, namun performa yang tidak konsisten mulai menimbulkan tanda tanya besar terhadap arah musim mereka.
Analisis Brentford: Tweak Andrews, Ouattara Jadi Pembeda
Membangun ulang tim setelah kehilangan manajer, kapten, dan penyerang utama bukan perkara mudah. Namun Brentford menunjukkan bahwa mereka mampu beradaptasi dengan cepat. Di bawah kepemimpinan Keith Andrews, The Bees justru tampil semakin solid dan kompetitif.
Brentford kini mulai menemukan konsistensi, terutama dalam laga tandang. Pada level ini, mereka berpeluang menantang rekor poin tertinggi klub di Liga Primer Inggris, yakni 59 poin yang dicatat pada musim 2023. Kemenangan atas Newcastle menjadi bukti bahwa Brentford telah menemukan formula efektif di luar kandang.
Sebelumnya, Brentford dikenal kuat di Stadion Komunitas Gtech, namun kerap kesulitan saat bermain tandang. Andrews perlahan mengubah pola tersebut. Dalam beberapa pekan terakhir, Brentford sukses meraih hasil positif saat menghadapi Newcastle, Aston Villa, Everton, dan Wolverhampton.
Kunci kemenangan di St James’ Park terletak pada penyesuaian taktik yang tepat. Brentford tetap tenang meski sempat tertinggal dan melakukan satu perubahan krusial dengan menukar posisi Dango Ouattara dan Keane Lewis-Potter.
Langkah tersebut berdampak besar. Andrews menyadari ancaman yang muncul dari sisi kiri Newcastle melalui Lewis Hall. Dengan memindahkan Lewis-Potter ke sisi tersebut, Brentford mampu meredam tekanan. Sementara itu, kecepatan Ouattara dimaksimalkan untuk mengeksploitasi sisi kanan pertahanan Newcastle yang dikawal Kieran Trippier, yang sudah berusia 35 tahun.
Hasilnya terlihat jelas. Ouattara tampil menonjol dan menjadi penentu kemenangan. Di sisi lain, Yoane Wissa kesulitan memberi dampak bagi Newcastle, sementara Ouattara—yang masuk menggantikannya—justru mencetak gol kelimanya untuk Brentford musim ini.
Jadwal Berikutnya
Newcastle akan menghadapi Tottenham Hotspur di Stadion Tottenham Hotspur pada Selasa, 10 Februari, sebelum bertandang ke Villa Park untuk menghadapi Aston Villa di babak keempat Piala FA pada Sabtu, 14 Februari.
Sementara itu, Brentford dijadwalkan menjamu Arsenal di Stadion Komunitas Gtech pada Kamis, 12 Februari, sebelum bertandang ke Moss Rose untuk menghadapi Macclesfield di ajang Piala FA pada Senin, 16 Februari. (MR-01)






