Mataredaksi.com, BOGOR – Manchester United terus bergerak aktif pada bursa transfer musim panas 2026. Setelah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan gelandang Brasil, Éderson dos Santos dari Atalanta, Setan Merah kini mengalihkan fokus mereka ke sejumlah target lain di Liga Primer Inggris, termasuk bek kiri Newcastle United, Lewis Hall.
Laporan media Inggris menyebut Manchester United telah menyepakati transfer Éderson dos Santos dengan nilai sekitar 35 juta poundsterling setara dengan sekitar Rp848,5 miliar.
Gelandang berusia 26 tahun itu diproyeksikan menjadi tambahan penting di lini tengah dan disebut akan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dengan opsi perpanjangan satu musim.
Proses transfer masih menunggu penyelesaian tes medis. Namun, Manchester United optimistis seluruh dokumen dapat dirampungkan sebelum skuad memulai agenda pramusim pada awal Juli.
Pengganti Casemiro
Kedatangan pemain bernama lengkap Éderson José dos Santos Lourenço da Silva diyakini menjadi bagian dari rencana regenerasi lini tengah Manchester United. Pemain asal Brasil itu dipandang sebagai sosok yang mampu mengisi kekosongan setelah Casemiro diperkirakan meninggalkan Old Trafford ketika kontraknya berakhir.
Selama memperkuat Atalanta, Éderson dos Santos dikenal sebagai gelandang pekerja keras yang memiliki kemampuan bertahan dan menyerang secara seimbang. Karakter tersebut dinilai cocok dengan kebutuhan United yang ingin meningkatkan intensitas permainan di sektor tengah.
Meski demikian, perburuan pemain lini tengah belum sepenuhnya berakhir. Manchester United masih memantau beberapa nama lain seperti Mateus Fernandes, Alex Scott, dan Hayden Hackney.
Namun peluang mendapatkan Hackney tampaknya mengecil setelah gelandang Middlesbrough tersebut dikabarkan lebih dekat menuju Everton pada bursa transfer musim panas ini.
Lewis Hall Jadi Target Berikutnya
Setelah hampir merampungkan transfer Éderson dos Santos, perhatian Manchester United kini mengarah ke sektor bek kiri. Nama Lewis Hall muncul sebagai salah satu pemain yang masuk dalam daftar incaran klub.
Pemain berusia 21 tahun itu tampil konsisten bersama Newcastle United sejak meninggalkan Chelsea. Hall berkembang menjadi salah satu bek sayap muda paling menjanjikan di Liga Inggris berkat kecepatan, kemampuan membawa bola, serta kualitas umpannya dari sisi lapangan.
Manchester United melihat Hall sebagai profil yang berbeda dibanding Luke Shaw. Selain lebih muda, Hall dinilai mampu memberikan energi baru sekaligus solusi jangka panjang untuk posisi bek kiri.
Newcastle sendiri tidak memiliki niat untuk melepas pemain internasional Inggris tersebut. Hall masih terikat kontrak hingga 2029 dan menjadi bagian penting dari proyek yang sedang dibangun Eddie Howe.
Laporan dari Inggris menyebut Newcastle memasang valuasi sekitar 50 juta poundsterling untuk sang pemain. Angka tersebut diyakini menjadi tantangan tersendiri bagi Manchester United.
Newcastle Tak Mau Kehilangan Banyak Pemain
Posisi Newcastle dalam negosiasi juga cukup kuat. Penjualan Anthony Gordon ke Barcelona dengan nilai transfer mencapai 69,2 juta poundsterling membuat kebutuhan klub untuk melepas pemain berkurang drastis.
Karena itu, Newcastle berencana menerapkan kebijakan transfer “one out, one in” selama musim panas ini. Artinya, klub hanya akan mencari pengganti apabila ada pemain utama yang benar-benar hengkang.
Selain Hall, Manchester United juga diketahui mengagumi gelandang Newcastle, Sandro Tonali. Namun peluang transfer tersebut dinilai sulit terwujud karena Newcastle membanderol pemain Italia itu hingga 100 juta poundsterling.
Dukungan Eddie Howe
Lewis Hall sempat menjadi sorotan setelah gagal masuk skuad final Inggris untuk Piala Dunia 2026. Meski demikian, Eddie Howe menilai pemain mudanya itu memiliki masa depan yang sangat cerah.
“Saya merasa untuk Lewis dan ingin mendukungnya. Dia pemain yang luar biasa, masih sangat muda dan memiliki masa depan besar. Saya tidak berpikir kegagalan ini akan memengaruhinya karena dia sangat kuat secara mental”, kata Howe.
Pernyataan tersebut menunjukkan besarnya kepercayaan Newcastle terhadap Hall. Karena itu, Manchester United kemungkinan harus bekerja keras jika ingin memboyong sang bek ke Old Trafford.
Dengan transfer Éderson yang hampir rampung dan sejumlah target lain yang terus dipantau, Manchester United tampaknya belum selesai berbelanja pada musim panas ini. Klub kini berupaya membangun skuad yang lebih kompetitif untuk menghadapi musim 2026-2027. (MR-01)






