Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih Reial Club Deportiu Espanyol, Manolo González mengakui timnya sedang menghadapi tekanan mental setelah kembali gagal meraih kemenangan usai bermain imbang tanpa gol melawan Levante Unión Deportiva pada pekan ke-33 lanjutan La Liga EA Sports 2025/2026, Selasa (28/4/2026) dini hari WIB.
Usai pertandingan, Manolo González menilai timnya tampil cukup baik pada babak pertama, tetapi kehilangan ritme permainan setelah jeda. Menurutnya, Espanyol gagal memanfaatkan peluang dan tidak mampu menjaga intensitas permainan.
“Pada babak pertama kami lebih baik dari lawan, tetapi di babak kedua tidak. Itu yang membuat saya khawatir. Kami tidak menemukan permainan dan tidak menemukan opsi untuk menyerang”, ujar González.
Ia menambahkan bahwa para pemain sebenarnya sudah berusaha keras, tetapi tekanan mental membuat mereka kesulitan mengambil keputusan di area krusial.
“Ini masalah mental. Para pemain mencari situasi yang terlalu rumit daripada mengambil keputusan sederhana seperti mengirim bola ke kotak penalti. Mereka kesulitan mengambil risiko”, katanya.
González juga menanggapi reaksi suporter yang mulai menunjukkan kekecewaan setelah hasil buruk terus berlanjut. Meski demikian, ia meminta timnya tetap fokus dan kuat secara mental.
“Kami hanya bisa terus bekerja, mengubah dinamika, dan menghadapi pertandingan dengan cara terbaik. Kami harus kuat secara mental”, ucapnya.
Mengenai perubahan taktik selama pertandingan, González menjelaskan bahwa ia sempat mengubah formasi untuk menyesuaikan kondisi pemain yang mulai kelelahan.
“Pada awalnya formasi 4-4-2 berjalan baik. Setelah itu kami mencoba perubahan karena beberapa pemain kelelahan, lalu kami mencari ruang lewat skema 3-5-2”, jelasnya.
Meski kecewa dengan hasil akhir, González tetap melihat sisi positif dari perjuangan timnya di lapangan.
“Tim memberikan segalanya, tetapi itu belum cukup. Kami bermain cukup baik, hanya kurang tajam pada sepertiga akhir”, kata González. (MR-01)






