Serie A: Lazio dan Udinese Berbagi Poin Usai Drama Enam Gol di Olimpico

Selebrasi gol - Para pemain dan ofisial Lazio merayakan gol Pedro Rodríguez saat menghadapi Udinese Calcio pada pekan ke-34 Serie A Italia 2025/2026, di Stadio Olimpico, Roma, Selasa (28/4/2026) dini hari WIB. Hasil imbang 3-3 ini memperpanjang atmosfer positif Le Aquile setelah sebelumnya memastikan tiket ke final Coppa Italia usai menyingkirkan Atalanta lewat adu penalti. (Sumber foto: Paolo Bruno/Getty Images)

Mataredaksi.com, BOGOR – Società Sportiva Lazio dan Udinese Calcio harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 3-3 dalam laga penuh drama pada pekan ke-34 Serie A Italia 2025/2026, di Stadion Olimpico, Roma, Selasa (28/4/2026) dini hari WIB.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim saling menyerang dan menghadirkan enam gol spektakuler, termasuk gol indah dari Kingsley Ehizibue, Luca Pellegrini, hingga drama gol penyeimbang Lazio di menit-menit akhir.

Hasil ini memperpanjang atmosfer emosional di kubu Lazio yang baru saja memastikan tiket ke final Coppa Italia usai menyingkirkan Atalanta lewat adu penalti.

Udinese Buka Keunggulan Lebih Dulu

Udinese langsung tampil agresif sejak awal laga. Mereka sempat mengancam lewat Idrissa Gueye, namun peluang itu belum membuahkan hasil.

Tim tamu akhirnya membuka keunggulan lewat gol spektakuler Kingsley Ehizibue. Memanfaatkan bola liar di sisi kanan kotak penalti, Ehizibue melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang menghujam atap gawang Lazio.

Gol tersebut membuat Lazio meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka membuahkan hasil ketika Luca Pellegrini mencetak gol penyeimbang melalui tendangan voli kaki kiri dari luar kotak penalti yang meluncur ke sudut atas gawang Udinese.

Gol indah itu menghidupkan semangat tuan rumah menjelang akhir babak pertama.

Pedro Bawa Lazio Berbalik Unggul

Memasuki babak kedua, Lazio mulai menguasai permainan. Gustav Isaksen dan Tijjani Noslin menciptakan beberapa peluang, tetapi belum mampu menaklukkan Maduka Okoye.

Lazio akhirnya berbalik unggul melalui Pedro Rodríguez. Berawal dari umpan tarik Toma Bašić, Pedro menyambar bola dengan sepakan first time kaki kanan yang meluncur indah ke sudut atas gawang.

Gol tersebut membawa Lazio unggul 2-1 dan membuat Olimpico bergemuruh. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama karena Udinese menunjukkan respons cepat.

Udinese Bangkit dan Balik Memimpin

Udinese menyamakan skor setelah Arthur Atta memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Edoardo Motta. Tanpa kesulitan, Atta mendorong bola ke gawang kosong dan membuat kedudukan kembali imbang 2-2.

Momentum itu dimanfaatkan tim tamu untuk menekan lebih jauh. Beberapa menit kemudian, Atta kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima bola tanpa kawalan di kotak penalti.

Atta lalu melepaskan sepakan terarah ke sudut bawah gawang. Gol kedua itu membawa Udinese berbalik unggul 3-2 dan menekan Lazio menjelang akhir pertandingan.

Lazio Selamat dari Kekalahan

Saat laga tampak akan berakhir untuk kemenangan Udinese, Lazio berhasil menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir.

Berawal dari sundulan Alessio Romagnoli yang membentur tiang, Pedro mengirim umpan silang dari sisi kanan. Daniel Maldini lalu menyambar bola dari jarak dekat dan mengubah skor menjadi 3-3.

Gol itu menyelamatkan Lazio dari kekalahan di kandang sendiri sekaligus menutup laga dengan drama besar.

Laga Sarat Hiburan

Pertandingan ini menjadi salah satu laga paling menarik pada pekan ke-34 Serie A. Kedua tim sama-sama tampil menyerang dan terus mencari gol hingga menit akhir.

Lazio gagal mengamankan kemenangan di kandang, tetapi semangat juang mereka tetap terlihat. Di sisi lain, Udinese tampil efektif dan mampu memberi tekanan sepanjang pertandingan.

Hasil ini membuat Lazio gagal memaksimalkan laga kandang untuk memperbaiki posisi di klasemen. Meski begitu, produktivitas lini serang tetap menjadi modal penting menjelang akhir musim.

Bagi Udinese, satu poin dari Olimpico menjadi hasil berharga setelah mereka mampu menunjukkan karakter kuat saat menghadapi tekanan tuan rumah.

Hasil imbang 3-3 ini menunjukkan ketatnya persaingan Serie A menjelang akhir musim, ketika setiap poin menjadi sangat berarti bagi kedua tim. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *