Menang 4-0 atas FC Copenhagen, Spurs Akhiri Catatan Buruk

PEMAIN Tottenham Hotspur merayakan gol Wilson Odobert pada pertandingan keempat Phase League Liga Champions UEFA 2025/2026 melawan FC Copenhagen, di Stadion Tottenham Hotspur, Rabu (5/11/2025) dini hari WIB. Kemenangan 4-0 atas The Lions mengakhiri catatan buruk The Lilywhites di kandang sendiri. (Sumber foto: X/@SpursOfficial)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tottenham Hotspur meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas FC Copenhagen di pertandingan keempat Phase League Liga Champions UEFA 2025/2026, Rabu (5/11/2025) dini hari WIB, di Stadion Tottenham Hotspur.

Capaian ini sekaligus mengakhiri catatan buruk mereka di kandang sendiri. Meskipun sempat kehilangan Brennan Johnson akibat kartu merah, Spurs tetap menunjukkan dominasi dan karakter juang yang kuat.

Johnson Buka Skor

Tottenham memulai pertandingan dengan agresif. Brennan Johnson mencetak gol pertamanya di Liga Champions, melewati kiper Dominik Kotarski sebelum menempatkan bola ke gawang kosong dari sudut sempit sisi kanan. Tendangan solo brilian Micky van de Ven turut mencuri perhatian penonton dan menandai awal pertandingan yang gemilang.

Odobert Gandakan Keunggulan

Setelah jeda, Wilson Odobert menggandakan keunggulan Spurs dengan penyelesaian tenang memanfaatkan umpan silang Randal Kolo Muani. Tuan rumah menunjukkan disiplin dan fokus meski tekanan meningkat dari Copenhagen.

Drama Kartu Merah

Pada menit ke-57, Brennan Johnson menerima kartu merah langsung akibat tekel keras terhadap Marcos Lopez. Keputusan ini sempat mengancam ritme permainan Tottenham, namun tim tidak goyah dan tetap menguasai pertandingan.

Van de Ven Tampil Gemilang

Tiga menit kemudian, Micky van de Ven membuktikan kelasnya. Pemain Belanda itu berlari hampir sepanjang lapangan sebelum melepaskan tembakan keras ke tiang dekat, mencetak gol ketiga Spurs. Gol ini menjadi bukti kualitas individu dan ketenangan tim menghadapi situasi sulit.

Palhinha Tutup Pesta Gol

João Palhinha, yang masuk menggantikan Johnson, menutup kemenangan dengan gol keempat. Ia memanfaatkan umpan Cristian Romero dan mengeksekusi bola dari jarak dekat dengan tenang. Tottenham menampilkan permainan kolektif yang solid, meski bermain dengan 10 pemain.

Peluang Terbuang

Tottenham seharusnya menambah gol lebih banyak. Kolo Muani digagalkan oleh Kotarski, sementara Richarlison dua kali membentur tiang gawang, pertama melalui sundulan, kemudian dari titik penalti setelah Dane Scarlett dilanggar di kotak. Meski demikian, kinerja ofensif Spurs tetap impresif dan menandai hari produktif di Liga Champions.

Statistik dan Klasemen

Kemenangan ini menempatkan Tottenham di posisi ketujuh klasemen Liga Champions. Tim kini tak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir, rekor terpanjang mereka sejak Oktober 2018 hingga April 2019. Data xG menunjukkan dominasi Spurs: mereka menghasilkan 3,31 gol yang diharapkan dibanding 0,33 xG milik Copenhagen.

Gol Johnson menyajikan fakta unik. Ia mencetak gol dan kemudian diusir keluar, menjadi pemain Inggris pertama yang mengalami hal ini di Liga Champions. Selain itu, gol pembuka Johnson merupakan gol tercepat Tottenham di Liga Champions sejak Son Heung-min pada Oktober 2019 melawan Red Star Belgrade.

Kemenangan ini menegaskan karakter, potensi, dan disiplin Spurs, memberikan modal berharga untuk pertandingan berikutnya di kompetisi Eropa. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *