Mataredaksi.com, MANCHESTER – Manchester City memanfaatkan kembalinya Lauren Hemp dengan gemilang saat mereka menundukkan rival sekota Manchester United 3-0 pada matchday ke-9 Liga Super Wanita (WSL) Barclays 2025/2026, di Stadion Etihad, Sabtu (15/11/2025) malam WIB.
Hasil ini memperlebar jarak The Citizens menjadi empat poin di puncak klasemen Liga Super Wanita (WSL). Sementara itu, The Red Devils makin tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen.
City Menguasai Sejak Kick-off
Dalam duel bertajuk Derby Manchester skuad besutan Andrée Jeglertz langsung menekan sejak awal pertandingan. Rebecca Knaak membuka keunggulan pada menit ke-26 melalui sundulan yang berawal dari umpan silang Lauren Hemp.
Tekanan City tidak berhenti di situ. Hanya tujuh menit berselang, Hemp—yang baru kembali setelah absen sejak September karena cedera pergelangan kaki—menyelesaikan kerja sama apik dengan Kerstin Casparij untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Menjelang turun minum, Hemp kembali menunjukkan kualitasnya. Ia mencetak gol ketiga Manchester City dan memastikan babak pertama berakhir 3-0. Performanya langsung menjadi sorotan karena ia kembali ke starting XI untuk pertama kali setelah cedera pada 19 September.
Pelatih Manchester City, Andrée Jeglertz, memuji performa timnya. “Ini sangat fantastis untuk berada di puncak liga. Hasil ini memberi rasa percaya diri besar. Namun, musim masih panjang, jadi kami harus tetap konsisten hingga Mei”, ujarnya.
United Tumbang Karena Kelelahan
‘Setan Merah’ datang ke Etihad dengan kondisi skuad yang tidak sepenuhnya fit setelah melawan Paris Saint-Germain Féminine di Liga Champions Wanita UEFA pada Rabu sebelumnya. Dampaknya terlihat jelas. Maya Le Tissier dan rekan kesulitan menahan agresivitas Man City, terutama di sisi sayap.
Pelatih Marc Skinner mengakui kondisi fisik timnya menjadi masalah.
“Para pemain memberikan segalanya, tetapi terkadang rasa lelah mengambil alih. Kami harus memperbaiki manajemen skuad, terutama dengan jadwal padat seperti ini”, kata Skinner.
Tim tamu bahkan gagal mencatat tembakan tepat sasaran di babak pertama. Meskipun Hinata Miyazawa dan Ella Toone mencoba mengangkat tempo permainan, City tetap mendominasi melalui pressing tinggi, pergerakan fluid di sayap, serta kombinasi Vivianne Miedema dan Khadija Shaw yang terus menekan lini belakang United.
Analisis Taktik: City Lebih Tajam dan Lebih Segar
Secara taktik, Man City tampil lebih siap dan lebih segar. Kembalinya Hemp memberi variasi baru di sisi kiri. Kerstin Casparij tampil konsisten dengan umpan-umpan silang akurat, sementara Miedema dan Shaw memperlihatkan kombinasi serangan yang semakin matang.
Knaak memanfaatkan setiap peluang bola mati, termasuk sundulan pembuka. Di lini tengah, Yui Hasegawa menjaga tempo permainan dengan disiplin. Sebaliknya, United tidak menemukan ritme karena rotasi dan kelelahan pascalaga Eropa, yang membuat ruang antar lini semakin longgar.
Apa Selanjutnya?
Manchester City akan bertandang ke Nottingham Forest di babak grup Piala Liga Wanita pada Sabtu, 22 November (14:00 GMT). Laga WSL berikutnya adalah melawan Leicester City pada Minggu, 7 Desember (12:00).
Sementara itu, Manchester United kembali di Liga Champions saat bertandang ke VfL Wolfsburg pada Rabu, 19 November (17:45), sebelum menjamu West Ham United di WSL pada Minggu, 7 Desember (12:00).
Kesimpulan
Kemenangan ini menunjukkan bahwa Manchester City tetap menjadi tim yang sulit dikalahkan di WSL Barclays, dengan Hemp sebagai kunci penyerang sayap. Sementara United harus mengevaluasi strategi dan tenaga pemain, terutama saat menghadapi jadwal padat Eropa dan derby domestik.
Peringkat Pemain (Rating Rata-rata)
Manchester City
11 Lauren Hemp – 8.42
10 Vivianne Miedema – 8.11
18 Kerstin Casparij – 8.03
9 Khadija Shaw – 7.65
4 Jade Rose – 7.36
27 Rebecca Knaak – 7.34
20 Aoba Fujino – 7.24
19 Laura Blindkilde Brown – 7.03
31 Ayaka Yamashita – 6.97
15 Leila Ouahabi – 6.97
25 Yuli Hasegawa – 6.85
24 Iman Beney – 6.76
6 Grace Clinton – 6.73
22 Sidney Lohmann – 6.19
(MR-07)






