Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih tim nasional Mesir, Hossam Hassan, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya usai memastikan tiket semifinal Piala Afrika TotalEnergies (AFCON) Maroko 2025. Mesir meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Pantai Gading dalam laga perempat final yang berlangsung sengit, di Stade Adrar, Agadir, Minggu (11/1/2026) dini hari WIB.
Meski kalah dalam penguasaan bola dan tekanan wilayah permainan, efektivitas menjadi faktor pembeda bagi tim berjuluk El Phara’ena (Firaun). Mesir memaksimalkan momen penting, sementara pertahanan tampil disiplin menghadapi gempuran juara bertahan.
Gol Cepat Ubah Jalannya Laga
Mesir langsung membuka keunggulan pada menit keempat. Omar Marmoush memanfaatkan umpan terukur Emam Ashour dengan pergerakan cerdas di kotak penalti. Penyerang Manchester City FC itu menuntaskan peluang dengan penyelesaian tenang untuk menaklukkan kiper Pantai Gading.
Gol cepat tersebut memaksa The Elephants (Para Gajah) – julukan Timnas Pantai Gading – mengubah pendekatan. Franck Kessié dan kawan-kawan segera menguasai jalannya pertandingan dan mendorong para Firaun bertahan lebih dalam di area sendiri.
Pantai Gading Dominan, Mesir Bertahan Rapi
Sepanjang laga, Pantai Gading unggul secara teritorial. Amad Diallo dan Odilon Kossounou aktif mengalirkan bola dari sisi sayap, sementara Evann Guessand berulang kali mencoba menembus garis pertahanan Mesir.
Tekanan tersebut mampu diredam dengan baik. Kiper Mohamed El Shenawy tampil sigap, didukung barisan belakang yang menjaga konsentrasi dan disiplin posisi. Meski kebobolan dua gol, struktur permainan Mesir tetap terjaga hingga akhir laga.
Peran Sentral Mohamed Salah
Mohamed Salah kembali menjadi figur kunci. Penyerang Liverpool FC itu mencetak satu gol dan menyumbang satu assist, memastikan Mesir unggul dalam momen-momen krusial.
Kehadiran Mo Salah memberi ketenangan saat Mesir mengandalkan serangan balik cepat, sekaligus menghadirkan ancaman konstan bagi lini belakang Pantai Gading.
Hossam Hassan Soroti Mentalitas Tim
Usai pertandingan, Hossam Hassan menegaskan bahwa pendekatan mental menjadi faktor utama dalam laga besar seperti ini. “Sejak kami tiba, saya selalu mengatakan bahwa setiap pertandingan adalah final bagi kami. Begitulah cara kami mendekati setiap laga”, ujar Hossam.
Menurutnya, para pemain mampu beradaptasi dengan karakter lawan yang berbeda sepanjang turnamen.
Evaluasi Jelang Laga Berikutnya
Hossam Hassan tetap menyoroti sejumlah catatan meski timnya meraih kemenangan penting. Ia menilai Mesir masih perlu memperbaiki detail permainan setelah kebobolan dua gol.
“Kami melakukan beberapa kesalahan, tetapi para pemain mampu merespons dengan mencetak tiga gol dan menunjukkan karakter kuat”, ujar Hossam. “Kami akan memperbaiki kekurangan itu sebelum pertandingan berikutnya”.
Kemenangan ini membawa Mesir melangkah ke semifinal AFCON 2025 dengan rasa percaya diri tinggi. Kombinasi pengalaman, efektivitas serangan, dan kepemimpinan pemain senior kembali menempatkan El Phara’ena sebagai salah satu kandidat kuat menuju partai puncak. (MR-02)







