Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, menegaskan bahwa kemenangan atas Real Sociedad bukan sekadar tambahan tiga poin. Bagi Arbeloa, hal yang lebih penting adalah koneksi emosional antara tim dan pendukung di Estadio Santiago Bernabéu, Minggu (15/2/2026) WIB.
“Saya suka kemenangan jenis ini karena saya melihat Bernabéu menikmatinya”, ujarnya. “Itulah yang semua pemain dan saya inginkan”.
Kemenangan ini menjadi yang kedelapan secara beruntun di La Liga EA Sports 2025/2026, memperkuat posisi Real Madrid di papan atas. Namun, Arbeloa menekankan pentingnya konsistensi, proses, dan pengembangan tim, bukan sekadar euforia sesaat.
“Kami bekerja sangat baik selama seminggu. Kami memiliki waktu untuk berlatih, menganalisis, dan memperbaiki hal-hal kecil yang sering terlewat ketika jadwal padat”, kata Arbeloa dilansir Mataredaksi dari lama resmi klub.
Persiapan Minggu Ini dan Dominasi Detail
Sejak menit awal, Real Madrid menampilkan intensitas tinggi. Federico Valverde dan kawan-kawan menekan dengan blok menengah yang disiplin, memaksa Real Sociedad memainkan bola lebih cepat dari biasanya.
Struktur 4-4-2 membuat lini tengah padat dan meminimalkan ruang di antara pertahanan dan gelandang. “Ini bukan hasil instan. Kami berlatih, menganalisis, dan memperbaiki hal-hal kecil yang sering terlewat ketika jadwal padat”, jelas Arbeloa.
Dalam fase build-up, gelandang tengah membuka sudut umpan, sementara full-back bisa bergerak melebar atau masuk sesuai kebutuhan. Pendekatan ini memberi fleksibilitas dan sulit ditebak. Koordinasi pressing, transisi cepat, dan rotasi posisi pemain menjadi senjata utama untuk mengontrol ritme permainan.
Struktur 4-4-2: Fleksibilitas dan Keseimbangan
Álvaro Arbeloa menekankan bahwa 4-4-2 hanyalah alat, bukan jawaban tunggal. “Struktur ini memungkinkan kami tetap kompak dan menutup koridor tengah, tapi yang paling penting adalah bagaimana pemain menafsirkannya”.
Saat menyerang, sistem bisa berubah menjadi 4-2-4 atau 4-3-3, tergantung posisi bola dan pergerakan pemain depan. Dua striker memungkinkan serangan balik cepat, sedangkan pergantian strategis dari pemain cadangan menjaga tempo dan menambah ancaman serangan.
Hal ini terlihat jelas ketika Madrid meluncurkan transisi dalam tiga hingga empat sentuhan. Arbeloa juga menyebut bahwa fleksibilitas ini memungkinkan tim menyesuaikan diri dengan lawan yang berbeda-beda, termasuk tekanan tinggi Real Sociedad yang beberapa kali hampir memanfaatkan kesalahan lini belakang.
Selain itu, Arbeloa menekankan peran penting pemain cadangan yang siap masuk. Pergantian strategis yang tepat memberikan energi baru di lapangan, menjaga tempo, dan menambah ancaman serangan.
“Kami memiliki kedalaman skuad yang memungkinkan rotasi tanpa kehilangan kualitas. Ini penting menghadapi jadwal padat liga dan Eropa”, tambah teknisi berumur 43 tahun ini.
Vinícius Júnior: Dampak Taktis yang Luar Biasa
Álvaro Arbeloa memberikan pujian tinggi kepada Vinícius Júnior. Menurutnya, winger Brasil tidak hanya berkontribusi lewat gol dan assist, tetapi juga melalui dampak taktis.
“Dia menarik dua atau tiga pemain sekaligus. Itu membuka ruang bagi rekan-rekan. Dalam beberapa situasi, dia sengaja menerima bola di sisi kiri untuk memancing tekanan. Ketika dua bek mendekat, ruang di half-space terbuka bagi gelandang atau striker. Kontribusi seperti ini sering luput dari statistik, tetapi itu kunci efektivitas tim”, jelas Arbeloa.
“Dia tidak hanya bermain dengan kaki dan kepala, tapi juga dengan kecerdasan”, kata Arbeloa. “Dia membaca situasi, memaksa lawan berpikir dua kali sebelum menutup ruangnya, dan itulah salah satu alasan kami bisa menguasai ritme pertandingan”, sambungnya.
Pemain Muda dan Pertumbuhan Individu
Sorotan juga tertuju pada bek muda Dean Huijsen, yang sempat terlibat dalam penalti. Arbeloa menilai reaksinya menunjukkan kedewasaan. “Dia baru 20 tahun dan ini musim pertamanya di Real Madrid. Tidak mudah menjadi bek di klub ini, tapi dia harus terus tumbuh dan mempertahankan level permainan tinggi”.
Selain Huijsen, Arbeloa memuji Trent Alexander-Arnold dan Dani Carvajal, yang memberi fleksibilitas tambahan untuk sistem dinamis Real Madrid. Pemain cadangan ini penting untuk menghadapi jadwal padat dan menjaga kualitas tim.
Mentalitas dan Identitas Tim
Di luar aspek teknis, mentalitas menjadi fondasi utama tim. Arbeloa menekankan etos kerja dan semangat kolektif. Identitas ini dibangun lewat konsistensi perilaku di lapangan, bukan hanya kemenangan semata. “Kami ingin dikenal sebagai tim agresif tanpa bola, disiplin bertahan, dan efektif menyerang. Usaha dan kerja tim tidak pernah kurang”.
Fokus ke Liga Champions
Arbeloa juga menyoroti kesiapan tim menghadapi Liga Champions UEFA melawan SL Benfica. “Ini duel dua leg yang menuntut kecerdasan taktik dan ketahanan mental. Kami tidak bisa puas dengan hasil apa pun; setiap pertandingan harus dimaksimalkan”.
Ia menambahkan bahwa kondisi Kylian Mbappé, Dani Carvajal, dan Trent Alexander-Arnold dikontrol agar tetap fit untuk pertandingan penting. Kedalaman skuad memberi opsi rotasi yang menjaga energi tim.
“Meski sang penyerang ingin selalu bermain, staf pelatih memilih tidak mengambil risiko menjelang laga penting Liga Champions UEFA. Dia telah berurusan dengan masalah lutut kecil. Kami ingin dia dalam kondisi terbaik pada hari Selasa”.
Kembalinya Dani Carvajal mendapat sambutan hangat dari publik Bernabéu. Arbeloa menilai momen itu bukan hanya soal 30 menit bermain, tetapi juga simbol ketahanan dan pengalaman. Ia juga menekankan pentingnya peran Trent Alexander-Arnold dalam dinamika tim.
Dengan kemampuan bermain melebar maupun masuk ke tengah, Trent memberi variasi taktik yang memperkaya opsi serangan. “Kami membutuhkan keduanya. Musim ini panjang dan penuh tantangan”, bebernya.
Atmosfer Bernabéu: Energi Tambahan
Stadion Santiago Bernabéu memberi energi tambahan. Arbeloa ingin tim yang bukan hanya efisien, tetapi juga menghibur. “Ketika pendukung bersorak, para pemain tahu setiap usaha dihargai. Itu meningkatkan kepercayaan diri dan performa”, kata Arbeloa.
“Selain itu Estadio Bernabéu memberi kami energi. Ketika para pemain mendengar sorakan, mereka tahu bahwa setiap usaha dihargai. Itu membuat kami bermain lebih percaya diri”.
Tatap La Liga dan Rivalitas
Delapan kemenangan beruntun Los Blancos memberi sinyal kuat kepada rival La Liga, termasuk FC Barcelona dan Atlético Madrid. Namun Arbeloa mengingatkan: musim ini masih panjang dan penuh pasang surut. “Perjalanan akan panjang, penuh pasang surut. Kami harus fokus dari pertandingan ke pertandingan”, ujarnya.
Evaluasi dan Tantangan Mendatang
Arbeloa mengapresiasi kerja tim menghadapi tekanan Txuri-urdin – julukan Real Sociedad – termasuk peluang gagal lawan yang nyaris menambah gol. Penampilan defensif solid dan transisi cepat menunjukkan persiapan matang staf pelatih.
“Setiap pertandingan adalah pelajaran. Kami belajar dari detail kecil dan mengulangnya di laga berikutnya. Momentum delapan kemenangan beruntun memberi kepercayaan diri, tapi perjalanan musim ini panjang dan hanya bisa dimenangkan oleh tim yang konsisten”, tutup Arbeloa. (MR-01)






