Mataredaksi.com, BOGOR – Euforia promosi AC Monza ke Serie A Italia musim 2026/2027 menyelimuti seluruh penjuru kota, pada Sabtu (30/5/2026) dini hari WIB.
Lautan warna merah dan putih memenuhi jalan-jalan utama saat para pemain dan staf pelatih merayakan keberhasilan kembali ke kasta tertinggi sepak bola Italia hanya satu musim setelah terdegradasi.
Ribuan suporter turun ke pusat kota untuk menyambut skuad asuhan Paolo Bianco yang baru saja memastikan tiket promosi melalui final play-off Serie B melawan Catanzaro. Para pemain menaiki bus terbuka berwarna merah yang dihiasi tulisan “MonzA È Tornata” atau “Monza Telah Kembali”.
Perjalanan perayaan dimulai dari kawasan Villa Reale sebelum bergerak menuju Piazza Citterio yang telah dipadati para pendukung. Di sepanjang rute, para pemain menerima sambutan meriah dari masyarakat yang melambaikan syal, bendera, dan atribut klub.
Sorak sorai terus terdengar ketika bus melambat di sejumlah titik untuk memberi kesempatan kepada para penggemar mengabadikan momen bersejarah tersebut.
Disambut di Balai Kota
Setelah parade singkat, rombongan tim melanjutkan perjalanan menuju Balai Kota Monza. Di sana, para pemain dan ofisial klub mendapat sambutan resmi dari pemerintah kota.
Wali Kota Monza Paolo Pilotto hadir langsung bersama Wakil Wali Kota Egidio Longoni, Anggota Dewan Bidang Olahraga Viviana Guidetti, Arianna Bettin, serta sejumlah anggota dewan kota lainnya.
Menariknya, Longoni mengenakan jersey merah-putih AC Monza saat menyambut tim kebanggaan kota tersebut. Kehadirannya menjadi simbol kedekatan antara pemerintah kota dan klub yang kembali mengharumkan nama Monza di sepak bola Italia.
Beberapa petinggi klub juga ikut menghadiri acara tersebut, termasuk Presiden Lauren Crampsie, Chief Executive Officer (CEO) Mauro Baldissoni, dan Direktur Olahraga Nicolás Burdisso.
Sportivitas Jadi Sorotan
Dalam sambutannya, Pilotto mengungkapkan bahwa dirinya sempat berbicara dengan Wali Kota Catanzaro setelah pertandingan. Ia memuji sikap terbuka dan sportif yang ditunjukkan pihak lawan meski gagal meraih promosi.
Pilotto juga menegaskan komitmen pemerintah kota dalam mendukung perkembangan olahraga, khususnya pembinaan generasi muda melalui berbagai program olahraga akar rumput yang selama ini berjalan di Monza.
Sementara itu, Viviana Guidetti menyoroti sejumlah program yang bertujuan membangun budaya olahraga positif di kalangan anak muda, termasuk proyek “Io Tifo Positivo” dan “Generazione Monza”.
Perayaan Berlanjut hingga Malam
Puncak perayaan terjadi saat Paolo Bianco, kapten Matteo Pessina, dan para pemain muncul dari balkon Balai Kota untuk menyapa ribuan suporter yang memadati area di bawahnya.
Asap merah dan putih membumbung di udara, sementara nyanyian para pendukung terus menggema di pusat kota. Ketegangan yang sempat muncul saat Monza nyaris kehilangan tiket promosi pada leg kedua kini berubah menjadi pesta besar yang berlangsung hingga malam hari.
Di tengah kemeriahan tersebut, sejumlah suporter Monza juga memuji sikap para pendukung Catanzaro. Salah seorang penggemar mengaku sempat bertemu kelompok suporter tim tamu setelah pertandingan dan berjabat tangan dengan mereka.
“Mereka kecewa, tetapi tetap berterima kasih atas sambutan hangat yang diberikan kota Monza”, ujarnya. Keberhasilan promosi ini pun menjadi momen yang tidak hanya dirayakan karena prestasi di lapangan, tetapi juga karena semangat sportivitas yang ditunjukkan kedua kubu sepanjang perjalanan play-off Serie B.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi awal baru bagi Monza untuk kembali bersaing di Serie A musim 2026/2027. Tantangan yang lebih berat menanti, namun pesta besar yang menyelimuti kota menunjukkan betapa berarti promosi ini bagi klub dan para pendukungnya. (MR-02)






