Gol ke Gawang PSG Antar Havertz ke Daftar Legenda Final Liga Champions

Selebrasi Gol – Penyerang Arsenal, Kai Havertz, melakukan selebrasi setelah mencetak gol pembuka ke gawang Paris Saint-Germain pada final Liga Champions UEFA 2025/2026 di Stadion Puskás Aréna, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5/2026) malam WIB. Gol pada menit keenam tersebut membuat Havertz masuk ke dalam daftar pemain yang mampu mencetak gol di lebih dari satu final Liga Champions, menyamai sejumlah nama besar dalam sejarah kompetisi, meski The Gunners akhirnya kalah 3-4 melalui adu penalti. (Sumber foto: @HQpcrt/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Kai Havertz menorehkan catatan Istimewa, meski gagal membawa Arsenal meraih gelar Liga Champions UEFA 2025/2026. Gol yang dicetaknya ke gawang Paris Saint-Germain pada final di Stadion Puskás Aréna, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5/2026) malam WIB, membuat pemain asal Jerman itu masuk ke dalam kelompok elite pencetak gol di beberapa final Liga Champions.

Havertz membuka keunggulan Arsenal saat pertandingan baru berjalan enam menit. Penyerang berusia 26 tahun itu memanfaatkan peluang dengan sempurna untuk membawa The Gunners unggul lebih dulu dalam laga puncak kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut.

Meski Arsenal akhirnya harus mengakui keunggulan PSG melalui adu penalti dengan skor 3-4 setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit, gol Havertz tetap memiliki arti penting dalam sejarah kompetisi.

Mengikuti Jejak Para Legenda

Gol tersebut menjadikan Havertz sebagai pemain kesembilan yang berhasil mencetak gol pada dua final Liga Champions yang berbeda.

https://pbs.twimg.com/media/HJly2l6bkAAFCvE? format=jpg&name=4096x4096Berjalan Tegak – Penyerang Arsenal, Kai Havertz berjalan tegak melewati trofi seusai upacara penghormatan pemenang Liga Champions UEFA 2025/2026 di Stadion Puskás Aréna, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5/2026) malam WIB. (Sumber foto: @HQpcrt/X)

Sebelumnya, Havertz juga menjadi penentu kemenangan Chelsea saat menghadapi Manchester City pada final Liga Champions musim 2020/2021. Saat itu, gol tunggalnya memastikan The Blues mengangkat trofi Eropa untuk kedua kalinya dalam sejarah klub.

Catatan tersebut membuat Havertz bergabung dengan sejumlah nama besar yang pernah mengukir prestasi serupa, termasuk Raúl González, Samuel Eto’o, Lionel Messi, Sergio Ramos, Gareth Bale, hingga Vinícius Júnior.

Prestasi itu semakin spesial karena Havertz menjadi salah satu dari sedikit pemain yang mampu mencetak gol untuk dua klub berbeda di partai final Liga Champions.

Hanya Tiga Pemain untuk Dua Klub Berbeda

Sebelum Havertz, hanya Cristiano Ronaldo dan Mario Mandžukić yang mampu mencetak gol untuk dua klub berbeda dalam final Liga Champions.

Cristiano Ronaldo melakukannya bersama Manchester United dan Real Madrid. Sementara Mario Mandžukić mencatatkan namanya saat membela Bayern München dan Juventus.

Kini Havertz menyusul jejak dua pemain tersebut setelah mencetak gol untuk Chelsea dan Arsenal di panggung terbesar sepak bola Eropa.

Meski belum mampu mengakhiri penantian Arsenal untuk meraih trofi Liga Champions pertama, kontribusi Havertz tetap menjadi salah satu sorotan utama dari final musim ini.

Cristiano Ronaldo Masih Memegang Rekor

Di antara seluruh pemain yang pernah tampil di final Liga Champions, Cristiano Ronaldo masih menjadi satu-satunya pemain yang mampu mencetak gol dalam tiga final berbeda.

Legenda Portugal itu mencetak gol untuk Manchester United pada final musim 2007/2008 sebelum kembali melakukannya bersama Real Madrid pada musim 2013/2014 dan 2016/2017.

Sementara itu, delapan pemain lainnya, termasuk Havertz, masing-masing mencatatkan dua gol di dua final yang berbeda.

Bagi Havertz, pencapaian tersebut menjadi penghiburan kecil di tengah kekecewaan Arsenal yang gagal mengangkat trofi. Namun, catatan itu sekaligus menunjukkan kemampuannya tampil menentukan pada pertandingan terbesar.

Dengan usia yang masih berada dalam puncak karier, pemain internasional Jerman tersebut masih memiliki peluang untuk menambah koleksi golnya di final Liga Champions pada masa mendatang dan bahkan mendekati rekor yang masih dipegang Cristiano Ronaldo. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *