Sebastián Beccacece Siap Finalisasi Skuad Ekuador untuk Piala Dunia FIFA 2026

Pelatih kepala Soroti Piero Hincapié dan Willian Pacho

Fokus ke Piala Dunia – Pelatih Timnas Ekuador, Sebastián Beccacece, memberikan keterangan kepada media usai laga persahabatan internasional melawan Arab Saudi, di Sports Illustrated Stadium, Harrison, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (31/5/2026) pagi WIB. Beccacece mulai memfinalisasi skuad La Tricolor untuk Piala Dunia FIFA 2026 setelah menilai performa para pemain selama rangkaian persiapan. (Sumber foto: Screenshot/Tangkapan Layar)

Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih Tim Nasional Ekuador, Sebastián Beccacece, mulai memasuki fase penentuan menjelang Piala Dunia FIFA 2026. Setelah kemenangan 2-1 atas Arab Saudi dalam laga persahabatan internasional, pelatih asal Argentina itu mengisyaratkan bahwa proses finalisasi skuad kini menjadi prioritas utama.

Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Beccacece turut menyoroti pencapaian bersejarah dua pemain Ekuador, Piero Hincapié (Arsenal) dan Willian Pacho (PSG), yang saling berhadapan pada final Liga Champions UEFA 2025/2026.

Menurutnya, kehadiran dua pemain Ekuador di partai puncak kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa merupakan bukti perkembangan sepak bola negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami menyaksikannya dengan penuh kebanggaan. Melihat dua pemain Ekuador tampil di final Liga Champions merupakan pencapaian bersejarah dan menunjukkan bahwa sepak bola Ekuador semakin mendapat pengakuan di tingkat dunia”, ujar Beccacece.

Ia juga mengaku lega karena kedua pemain berhasil menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera yang dapat mengganggu persiapan menuju Piala Dunia.

Puji Penampilan Anthony Valencia

Selain membahas final Liga Champions, Beccacece mengapresiasi performa timnya saat mengalahkan Arab Saudi.

Pelatih berusia 45 tahun itu menilai Ekuador menunjukkan perkembangan yang positif sepanjang pertandingan, terutama dalam memanfaatkan situasi bola mati yang menghasilkan peluang berbahaya.

Sorotan khusus diberikan kepada Anthony Valencia yang tampil impresif dan menyumbangkan gol kemenangan bagi Tri Color.

“Anthony bermain di beberapa posisi berbeda dan mampu menjalankan tugas yang kami berikan dengan sangat baik. Dia selalu siap memberikan kontribusi terbaik untuk tim dan menunjukkan kualitasnya di lapangan”, kata Beccacece.

Menurutnya, fleksibilitas serta sikap profesional yang ditunjukkan Valencia menjadi salah satu nilai tambah penting bagi skuad Ekuador menjelang turnamen besar.

Momen Sulit Menentukan Skuad

Meski puas dengan perkembangan tim, Beccacece mengakui bahwa pekerjaan terberat justru akan datang saat ia harus mengumumkan daftar akhir pemain yang dibawa ke Piala Dunia 2026.

Ekuador sebelumnya memanggil puluhan pemain selama proses persiapan dan tidak semua akan mendapatkan tempat dalam skuad berisi 26 pemain.

“Momen tersulit bagi seorang pelatih adalah ketika harus memberi tahu seorang pemain bahwa dia tidak masuk dalam daftar. Namun kami selalu melakukannya dengan rasa hormat dan penghargaan atas kerja keras yang telah mereka berikan”, ujarnya.

Beccacece juga menyampaikan apresiasi kepada para pemain muda yang ikut terlibat dalam pemusatan latihan dan pertandingan persiapan selama berada di Amerika Serikat.

Menurutnya, pengalaman tersebut akan menjadi modal berharga bagi generasi berikutnya untuk terus berkembang dan memperkuat tim nasional di masa depan.

Dengan pengumuman skuad final yang semakin dekat, Ekuador kini memasuki tahap akhir persiapan sebelum memulai perjuangan mereka di Piala Dunia FIFA 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *