Mataredaksi.com, BOGOR – Mantan bintang Tim Nasional Amerika Serikat, Clint Dempsey, melontarkan kritik keras kepada pelatih Kanada, Jesse Marsch, setelah muncul pernyataan yang menyinggung sikap pemain Amerika Serikat saat lagu kebangsaan diperdengarkan sebelum pertandingan.
Komentar Marsch muncul menjelang laga pembuka Kanada di Piala Dunia FIFA 2026. Dalam kesempatan tersebut, mantan pemain dan pelatih Amerika Serikat itu membandingkan semangat pemain Kanada dengan pengalamannya ketika berada di lingkungan tim nasional negaranya sendiri.
Menurut Marsch, para pemain Kanada menunjukkan rasa bangga yang tinggi saat mengenakan seragam nasional dan menyanyikan lagu kebangsaan. Ia bahkan menyebut pernah menghadapi situasi berbeda ketika bekerja bersama tim Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut kemudian memicu respons dari Dempsey yang tidak sependapat dengan pandangan sang pelatih.
Dempsey Bela Komitmen Pemain Amerika
Dempsey menegaskan bahwa membela Amerika Serikat selalu menjadi kehormatan besar sepanjang kariernya. Mantan penyerang yang pernah memperkuat Fulham dan Tottenham Hotspur itu menilai rasa cinta kepada negara tidak selalu harus ditunjukkan dengan cara yang sama oleh setiap pemain.
Ia mengaku tidak terbiasa menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan. Namun, hal tersebut tidak pernah mengurangi dedikasinya ketika membela tim nasional.
“Ketika lagu kebangsaan diputar, saya meletakkan tangan di dada dan berdoa. Saya selalu merasa bangga mewakili negara saya”, ujar Dempsey.
Mantan kapten Amerika Serikat itu juga mengingatkan perjalanan panjangnya bersama tim nasional. Selama karier internasionalnya, Dempsey beberapa kali bermain dalam kondisi tidak ideal demi membantu negaranya meraih hasil terbaik.
Dempsey Soroti Pernyataan Marsch
Dempsey melayangkan kritik secara terbuka kepada Marsch. Ia menganggap komentar tersebut tidak perlu muncul menjelang Kanada menjalani pertandingan penting di Piala Dunia 2026.
Selain itu, Dempsey menegaskan bahwa seorang pelatih perlu memusatkan perhatian pada timnya sendiri. Karena itu, ia tidak sepakat ketika Marsch membandingkan sikap pemain Amerika Serikat dengan para pemain Kanada.
“Saya tidak terlalu serius menanggapi pernyataan itu. Saya lebih memilih fokus pada apa yang saya lakukan ketika membela negara saya”, ujarnya.
Piala Dunia Jadi Latar Perdebatan
Perdebatan antara kedua tokoh sepak bola Amerika Utara itu muncul saat Piala Dunia FIFA 2026 berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Dempsey sendiri menempati posisi penting dalam sejarah sepak bola Amerika Serikat. Mantan penyerang tersebut mencetak 57 gol internasional dan masuk jajaran pemain tersubur sepanjang sejarah United States Men’s National Team (USMNT).
Sementara itu, Kanada membuka turnamen dengan hasil imbang 1-1 melawan Bosnia-Herzegovina, di Stadion BMO Field, Toronto, Sabtu (13/6/2026) dini hari WIB. Di sisi lain, Amerika Serikat bersiap menghadapi Paraguay pada laga perdana Grup B di Los Angeles. (MR-02)






