Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Bosnia-Herzegovina membuka perjalanan di Grup B Piala Dunia FIFA 2026 dengan hasil imbang 1-1 melawan Kanada, di Stadion BMO Field, Toronto, Sabtu (13/6/2026) dini hari WIB. Meski puas membawa pulang satu poin, pelatih Sergej Barbarez mengakui timnya tampil terlalu pasif, terutama setelah unggul lebih dulu.
Bosnia sempat berada di atas angin melalui gol internasional perdana Jovo Lukić pada babak pertama. Namun, Kanada mampu meningkatkan tekanan setelah jeda dan akhirnya menyamakan kedudukan lewat striker Cyle Larin.
Barbarez menilai anak asuhnya terlalu banyak memberikan ruang bagi lawan untuk mengendalikan permainan. “Kami menyerahkan inisiatif kepada Kanada. Tim bermain terlalu dalam dan lebih banyak bertahan. Namun pada akhirnya, kedua tim layak mendapatkan satu poin”, ujar Barbarez.
Bosnia Bertahan dari Tekanan Tuan Rumah
Selain menyoroti performa timnya, Barbarez memberikan apresiasi atas mental para pemain yang mampu menghadapi tekanan dari puluhan ribu pendukung tuan rumah.
Menurutnya, atmosfer pertandingan pembuka turnamen tidak mudah dihadapi, terutama ketika sebagian besar suporter memberikan dukungan penuh kepada Kanada.
“Stadion penuh dan mayoritas penonton mendukung Kanada. Situasi seperti itu menciptakan tekanan besar, tetapi para pemain menunjukkan karakter yang kuat sepanjang pertandingan”, katanya.
Kolašinac Tunjukkan Pengalaman
Barbarez memberikan pujian khusus kepada bek senior Sead Kolašinac. Pemain berpengalaman itu melakukan penyelamatan krusial di garis gawang ketika Kanada nyaris mencetak gol pada awal babak kedua.
Menurut Barbarez, Kolašinac tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga mampu memimpin rekan-rekannya di lapangan. “Saya berharap dia memimpin tim di lapangan dan dia melakukannya dengan sangat baik hari ini”, ujar Barbarez.
Džeko Ditunggu Saat Hadapi Swiss
Selain memuji Kolašinac, Barbarez berharap striker veteran Edin Džeko bisa tampil pada laga berikutnya melawan Swiss di Stadion SoFi, di Stadion SoFi di Inglewood, California, Amerika Serikat, Jumat (19/6/2026) pukul 02.00 WIB.
Lebih lanjut, ia menilai pertandingan melawan Kanada memberikan pengalaman penting bagi skuad Bosnia-Herzegovina. Karena itu, timnya akan berusaha memanfaatkan modal tersebut untuk menghadapi laga berikutnya.
Di sisi lain, Barbarez juga mengakui kualitas Kanada yang tampil agresif sejak awal hingga akhir pertandingan. “Kanada bermain sangat fisik dan intens. Mereka memiliki rencana permainan yang jelas dan mampu menjalankannya dengan baik”, katanya.
Setelah meraih satu poin pada laga pembuka, Bosnia-Herzegovina akan menghadapi Swiss, sebelum menutup fase Grup B melawan Qatar, Kamis (25/6/2026) pukul 02.00 WIB, di Stadion Lumen Field, di Seattle, Washington, Amerika Serikat. (MR-02)






