Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Jerman menutup rangkaian persiapan menuju Piala Dunia 2026 dengan hasil positif. “Die Mannschaft” mengalahkan tuan rumah Amerika Serikat 2-1 dalam laga uji coba internasional di Stadion Soldier Field, Chicago, Illinois, Minggu (7/6/2026) WIB.
Kemenangan tersebut memperpanjang tren impresif pasukan Julian Nagelsmann yang kini membukukan sembilan kemenangan beruntun di semua kompetisi. Leroy Sané menjadi penentu hasil pertandingan setelah mencetak gol kemenangan pada babak kedua.
Jerman Unggul Cepat
Jerman langsung menunjukkan kualitasnya sejak peluit awal dibunyikan. Pertandingan bahkan belum berjalan dua menit ketika Kai Havertz sukses membawa tim tamu unggul.
Berawal dari tendangan bebas akurat Joshua Kimmich, Havertz berhasil melepaskan diri dari kawalan pemain lawan sebelum menyundul bola ke dalam gawang Amerika Serikat yang dikawal Matt Freese.
Penyerang Arsenal itu sebenarnya kembali mencetak gol beberapa menit kemudian. Namun, wasit Piero Maza asal Chile menganulir peluang tersebut karena bola lebih dulu keluar lapangan dalam proses terjadinya serangan.
Meski tertinggal, Amerika Serikat tidak kehilangan semangat. Tim asuhan Mauricio Pochettino perlahan mampu keluar dari tekanan dan mulai menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Usaha tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-37. Bola hasil sepak pojok yang gagal dibersihkan pertahanan Jerman jatuh ke kaki Antonee Robinson.
Bek kiri milik Fulham FC itu langsung melepaskan tendangan voli keras dari luar kotak penalti yang meluncur ke sudut atas gawang tanpa mampu dihentikan Oliver Baumann. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Sané Jadi Pembeda
Jerman kembali mengambil kendali permainan pada babak kedua. Kombinasi cepat di lini depan menghasilkan peluang emas yang akhirnya mengubah papan skor pada menit ke-57.
Kai Havertz berperan besar dalam proses gol tersebut. Ia mengirim umpan matang kepada Leroy Sané yang berdiri bebas di dalam kotak penalti.
Pemain sayap untuk klub Süper Lig, Galatasaray itu tidak menyia-nyiakan kesempatan dan melepaskan tembakan keras yang bersarang di gawang Amerika Serikat. Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung cukup seimbang.
Tertinggal satu gol, Amerika Serikat meningkatkan intensitas serangan pada menit-menit akhir. Joe Scally hampir menyamakan kedudukan melalui tendangan melengkung dari luar kotak penalti, tetapi Oliver Baumann melakukan penyelamatan penting.
Jerman juga sempat mengancam lewat Nadiem Amiri. Namun peluang yang diperoleh gelandang tersebut belum mampu menambah keunggulan tim tamu.
Menjelang laga berakhir, Baumann kembali menunjukkan ketangguhannya di bawah mistar. Kiper berpengalaman itu menggagalkan peluang Brenden Aaronson yang berpotensi mengubah hasil pertandingan.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Jerman yang berusaha menghapus kenangan buruk setelah dua kali tersingkir di fase grup dalam dua edisi Piala Dunia sebelumnya.
Di bawah arahan Julian Nagelsmann, performa “Die Mannschaft” terus menunjukkan perkembangan positif dengan torehan sembilan kemenangan beruntun dan agregat gol 29-6.
Sementara itu, Amerika Serikat masih mencari konsistensi menjelang turnamen yang akan mereka selenggarakan bersama Kanada dan Meksiko.
Dalam 10 laga uji coba terakhir, tim asuhan Mauricio Pochettino membukukan lima kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan.
Meski mencatat penguasaan bola 52,3 persen, “The Yanks” – julukan Timnas Amerika Serikat – tetap gagal menghindari kekalahan, karena efektivitas Jerman menjadi pembeda. (MR-02)






