Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Amerika Serikat tampil meyakinkan untuk mengalahkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 2-0 pada babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026.
The Stars and Stripes tetap mengendalikan pertandingan, meski harus bermain dengan 10 pemain pada sekitar 30 menit terakhir setelah Folarin Balogun menerima kartu merah.
Laga berlangsung di Stadion San Francisco Bay Area, Santa Clara, California, Amerika Serikat, Kamis (2/7/2026) pagi WIB. Kemenangan tersebut mengantar Amerika Serikat menghadapi Belgia pada babak 16 besar.
Amerika Serikat tampil lebih dominan sejak awal pertandingan. Skuad asuhan Mauricio Pochettino membangun serangan dengan tempo tinggi dan tidak memberi Bosnia-Herzegovina banyak ruang untuk mengembangkan permainan.
Keunggulan itu juga terlihat dari catatan expected goals atau xG. Amerika Serikat mencatat xG 0,92, sedangkan The Dragons (“Sang Naga”) – julukan Timnas Bosnia dan Herzegovina – hanya menghasilkan xG 0,25.
Balogun Buka Keunggulan Tuan Rumah
Folarin Balogun menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam pertandingan tersebut. Penyerang AS Monaco FC tersebut sempat mencetak gol yang dianulir pada babak pertama karena pelanggaran offside.
Namun, penyerang Amerika Serikat itu tidak kehilangan kepercayaan diri. Balogun kembali menemukan peluang dan menuntaskannya dengan penyelesaian tenang untuk membawa tuan rumah bersama unggul.
Gol tersebut membuat The Yanks masih julukan Timnas Amerika Serikat semakin nyaman menguasai permainan. Bosnia asuhan Sergej Barbarez mencoba merespons, tetapi mereka kesulitan membongkar pertahanan lawan yang tampil disiplin.
Amerika Serikat terus menjaga intensitas permainan hingga jeda. Tim Ream dan kawan-kawan juga lebih efektif dalam merebut bola dan mengalirkan serangan ke area pertahanan Bosnia-Herzegovina.
Balogun Diusir, AS Tetap Tenang
Situasi berubah ketika Balogun menerima kartu merah pada sekitar 30 menit terakhir pertandingan. Amerika Serikat harus melanjutkan laga dengan 10 pemain, sementara Bosnia-Herzegovina membutuhkan gol untuk menyamakan kedudukan.
Namun, “Sang Naga” gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Edin Džeko dan kolega hanya menciptakan sedikit peluang dan tidak mampu memberi tekanan besar kepada pertahanan Amerika Serikat.
The Yanks tetap bermain tenang. Para pemain mengatur tempo, menjaga jarak antarlini, dan menutup ruang yang ingin dimanfaatkan Bosnia.
Christian Pulisic sempat mengirim bola ke gawang Bosnia-Herzegovina. Namun, wasit Raphael Claus membatalkan gol itu karena offside. Momen tersebut menunjukkan Amerika Serikat tetap berani menyerang meski kehilangan satu pemain.
Tillman Pastikan Kemenangan AS
Amerika Serikat mengunci kemenangan pada menit ke-82. Malik Tillman melepaskan tendangan bebas yang membawa tim tuan rumah unggul 2-0. Gol Tillman mematahkan harapan Bosnia-Herzegovina untuk mengejar skor. Setelah itu, Amerika Serikat mengendalikan sisa laga hingga peluit akhir.
Kemenangan ini menjadi kemenangan kedua Amerika Serikat dalam laga fase gugur Piala Dunia FIFA 2026. Hasil tersebut juga menjadi modal penting sebelum mereka menghadapi Belgia pada babak 16 besar.
Belgia tentu menjadi lawan berat, setelah menciptakan comeback dramatis 3-2 atas Senegal. Namun, kemenangan atas Bosnia-Herzegovia menunjukkan Amerika Serikat memiliki organisasi permainan dan mental kuat untuk menghadapi tantangan berikutnya. (MR-02)






