Comeback Dramatis Belgia! Penalti Youri Tielemans Menit Ke-125 Hancurkan Mimpi Senegal

Meluapkan Kegembiraan – Kapten timnas Belgia, Youri Tielemans (kanan), merayakan kemenangan dramatis bersama rekan setimnya Nicolas Raskin, setelah menyingkirkan Senegal pada babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026, di Stadion CenturyLink Field, Seattle, Washington, Amerika Serikat, Kamis (2/7/2026) dini hari WIB. De Rode Duivels menang dengan skor tipis 3-2 atas Les Lions de la Teranga dan melaju ke 16 besar. (Sumbe foto: @BelRed Devils/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Belgia menciptakan salah satu comeback paling dramatis di Piala Dunia FIFA 2026, setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menundukkan Senegal 3-2 melalui babak perpanjangan waktu pada laga babak 32 besar, di Stadion CenturyLink Field, Seattle, Washington, Amerika Serikat, Kamis (2/7/2026) dini hari WIB.

Penalti Penentu di Menit Akhir

Youri Tielemans menjadi penentu kemenangan De Rode Duivels lewat eksekusi penalti pada menit ke-125. Gol sang kapten lahir setelah wasit meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR) dan memutuskan Belgia mendapat hadiah penalti akibat pelanggaran Lamine Camara terhadap Tielemans di kotak terlarang.

Eksekusi tersebut mengakhiri pertandingan yang berlangsung lebih dari 130 menit sekaligus memastikan Belgia melangkah ke babak 16 besar. Pasukan Rudi José Garcia selanjutnya kembali tampil di Seattle untuk menghadapi pemenang duel Amerika Serikat kontra Bosnia dan Herzegovina.

Senegal Hampir Ciptakan Kejutan

Belgia mengawali pertandingan sebagai unggulan, tetapi Senegal tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Tim wakil Afrika itu membuka keunggulan pada menit ke-25 melalui Habib Diarra.

Gol tersebut membuat Belgia kesulitan mengembangkan permainan karena Senegal tampil disiplin dalam bertahan sekaligus berbahaya saat melancarkan serangan balik.

Memasuki babak kedua, Senegal kembali menghukum kelengahan lini belakang Belgia. Ismaïla Sarr menggandakan keunggulan pada menit ke-51 sehingga Les Lions de la Téranga berada di ambang tiket menuju babak 16 besar.

Keunggulan dua gol membuat Senegal semakin percaya diri. Belgia yang terus menekan justru berkali-kali gagal menembus pertahanan lawan hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.

Lukaku Ubah Momentum

Saat harapan mulai memudar, Rudi José Garcia melakukan perjudian dengan memasukkan Romelu Lukaku. Keputusan tersebut langsung mengubah jalannya pertandingan. Striker berpengalaman itu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-86 sehingga kembali membangkitkan asa Belgia.

Gol Lukaku membuat kepercayaan diri De Rode Duivels meningkat drastis. Tekanan terus mengalir ke pertahanan Senegal yang mulai kehilangan konsentrasi. Hanya berselang tiga menit, Belgia berhasil menyamakan kedudukan.

Youri Tielemans menyambut umpan matang dengan sundulan akurat yang gagal dijangkau penjaga gawang Senegal. Skor berubah menjadi 2-2 dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Momentum pun sepenuhnya berbalik ke kubu Belgia, sementara Senegal yang sebelumnya tampil dominan mulai kesulitan keluar dari tekanan.

Drama VAR di Menit Ke-125

Babak tambahan berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama berupaya menghindari adu penalti, tetapi peluang demi peluang belum mampu menghasilkan gol. Drama akhirnya terjadi menjelang laga usai.

Tielemans dijatuhkan Lamin Camara di dalam kotak penalti saat berusaha menyambut bola. Wasit Héctor Saíd Martínez asal Honduras sempat membiarkan permainan berlanjut sebelum menerima panggilan dari ruang VAR.

Setelah meninjau tayangan ulang beberapa saat, Martínez menunjuk titik putih dan dihadiahkan penalti kepada Belgia. Tielemans maju sebagai algojo. Di bawah tekanan tinggi pada menit ke-125, gelandang sekaligus kapten Belgia itu tetap tenang.

Tendangan kerasnya meluncur ke sudut kanan atas gawang tanpa mampu dihentikan kiper Senegal. Gol tersebut memastikan kemenangan dramatis Belgia 3-2 sekaligus menutup salah satu pertandingan paling menegangkan pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Belgia Lolos, Senegal Pulang

Keberhasilan membalikkan keadaan dari ketertinggalan dua gol menjadi suntikan moral besar bagi Belgia yang sempat berada di ambang eliminasi. Sebaliknya, Senegal harus mengakhiri perjalanan mereka dengan kekecewaan mendalam.

Setelah tampil impresif selama lebih dari 80 menit dan memimpin dua gol, Les Lions de la Téranga gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Belgia kini mengalihkan fokus ke babak 16 besar. Rudi Garcia berharap kemenangan dramatis tersebut menjadi modal berharga saat menghadapi pemenang laga Amerika Serikat melawan Bosnia dan Herzegovina dalam perebutan tiket menuju perempat final Piala Dunia FIFA 2026. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *