Mataredaksi.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memberlakukan pola operasi Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Jatinegara untuk sejumlah perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ). Kebijakan ini berlaku hingga 2 September 2025.
Tujuan Pemberlakuan BLB
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi hambatan akibat aksi demo di Jakarta. Selain itu, kebijakan BLB juga memberikan akses tambahan bagi penumpang untuk naik maupun turun di Stasiun Jatinegara.
“Dengan adanya pemberhentian luar biasa di Stasiun Jatinegara, pelanggan memiliki pilihan tambahan untuk proses turun atau naik dari kereta api”, ujar Anne, Minggu (31/8/2025).
Stasiun Jatinegara Jadi Titik Alternatif
Lebih lanjut, Anne menekankan bahwa Stasiun Jatinegara terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lain. Oleh karena itu, kebijakan BLB ini diharapkan memudahkan mobilitas pelanggan di tengah kondisi demo yang berlangsung di sejumlah titik.
Menurutnya, langkah ini tidak hanya memberikan opsi tambahan, namun juga menjadi bentuk dukungan KAI terhadap kelancaran arus transportasi perkotaan.
Keselamatan dan Layanan Tetap Diutamakan
Anne menambahkan, keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas. Sementara itu, seluruh fasilitas di Stasiun Jatinegara juga disiapkan untuk melayani pelanggan selama kebijakan BLB berlangsung.
Dengan demikian, perjalanan kereta api tetap bisa berjalan tertib meski situasi sosial di sekitar ibu kota dinamis.
KAI pun mengajak masyarakat untuk tetap tenang, memanfaatkan layanan kereta api secara bijak, serta menjaga fasilitas umum. “Patuhi aturan, ikuti arahan petugas, dan mari kita jaga keamanan bersama”, tambah Anne.
Daftar Kereta dengan Pemberhentian Luar Biasa
Berikut daftar perjalanan KAJJ yang terkena pola operasi BLB di Stasiun Jatinegara:
1. Minggu, 31 Agustus 2025 – Turun Penumpang dari Timur ke Jakarta
-
KA 53F (Purwojaya)
-
KA 141F (Parahyangan Fakultatif)
2. Minggu, 31 Agustus 2025 – Keberangkatan Resmi dari Jakarta ke Timur
-
KA 50F (Purwojaya)
-
KA 7006 (Batavia)
-
KA 58F (Purwojaya)
-
KA 126F (Cheribon Fakultatif)
3. 31 Agustus – 2 September 2025 – Turun Penumpang dari Timur ke Jakarta
-
KA 45 (Taksaka)
-
KA 15 (Argo Dwipangga)
-
KA 3 (Argo Bromo Anggrek)
-
KA 43 (Taksaka)
-
KA 13 (Argo Lawu)
-
KA 1 (Argo Bromo Anggrek)
-
KA 123 (Cakrabuana)
-
KA 47 (Taksaka)
-
KA 163 (Gumarang)
-
KA 179 (Tawangjaya Premium)
-
KA 203 (Tegal Bahari)
(MR-01)






