Mataredaksi.com, BOGOR – FC Ararat-Armenia meraih hasil positif pada leg pertama putaran ketiga kualifikasi Liga Champions UEFA 2026/2027 setelah menundukkan wakil Slovenia, Nogomet Klub Celje, dengan skor 2-1, di Stadion Republik Vazgen Sargsyan, Yerevan, Armenia, Selasa (4/8/2026) malam waktu setempat atau Rabu (5/8/2026) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Ararat-Armenia untuk menghadapi laga tandang pada leg kedua. Meski hanya unggul satu gol, hasil ini membuat wakil Armenia berada di posisi lebih menguntungkan dalam perebutan tiket menuju babak play-off.
Pertandingan berlangsung menarik sejak menit awal. Tim tamu Celje langsung tampil agresif dan berusaha mengambil inisiatif serangan. Tekanan mereka membuahkan hasil pada menit ke-23 ketika wasit asal Slovakia, Ivan Kružliak, menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang.
Svit Sešlar yang dipercaya sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna. Gelandang serang Celje itu melepaskan tendangan kaki kanan ke tengah gawang untuk membawa tim tamu unggul 1-0.
Gol tersebut membuat Ararat-Armenia meningkatkan intensitas permainan. Tuan rumah mulai lebih berani menguasai bola dan beberapa kali mengancam pertahanan Celje melalui kombinasi serangan dari kedua sisi lapangan.
Usaha Ararat-Armenia akhirnya membuahkan hasil menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-38, Artur Serobyan berhasil menyamakan kedudukan melalui eksekusi tendangan bebas yang menawan. Sepakan kaki kirinya meluncur deras ke sudut kiri atas gawang tanpa mampu terjangkau penjaga gawang Celje, Žan-Luk Leban.
Gol tersebut mengubah momentum pertandingan. Ararat-Armenia semakin percaya diri, sedangkan Grofje, julukan NK Celje, mulai lebih berhati-hati menjaga keseimbangan permainan.
Hingga tambahan waktu tiga menit berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Kedua tim pun menutup babak pertama dengan skor sama kuat 1-1.
Perubahan Taktis di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, kedua pelatih melakukan sejumlah perubahan untuk meningkatkan kualitas permainan. Celje lebih dulu melakukan pergantian pemain pada awal babak kedua, sementara Ararat-Armenia merespons dengan memasukkan tenaga segar, termasuk penyerang berpengalaman Carlos França.
Keputusan tersebut terbukti menjadi langkah yang tepat. Kehadiran França membuat lini depan Ararat-Armenia tampil lebih hidup dan mampu memberikan tekanan yang lebih besar kepada pertahanan tim tamu.
Gol Carlos França Balikkan Keadaan
Publik tuan rumah akhirnya menyambut gol yang mereka nantikan pada menit ke-70. Berawal dari umpan matang Edgar Grigoryan, Carlos França yang berada di posisi ideal langsung menyambar bola dengan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Bola meluncur keras ke tengah gawang dan mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Ararat-Armenia.
Setelah tertinggal, Celje mencoba meningkatkan tempo permainan demi mencari gol penyeimbang. Pelatih Vítor Campelos melakukan sejumlah pergantian pemain guna menambah daya serang pada sisa pertandingan.
Namun, pertahanan Ararat-Armenia tampil disiplin dan mampu meredam berbagai upaya serangan tim tamu. Tuan rumah juga tetap berusaha mengancam melalui skema serangan balik cepat ketika Celje mulai bermain lebih terbuka.
Tensi Tinggi dan Ketahanan Menit Akhir
Pertandingan sempat menyajikan permainan keras hingga menghasilkan dua kartu kuning bagi kubu Celje. Wasit memberikan kartu kuning kepada Mario Kvesić pada babak kedua, sementara Papa Daniel juga mengantongi kartu kuning menjelang laga usai akibat pelanggaran keras.
Memasuki masa injury time selama tujuh menit, Celje terus menekan demi menyamakan kedudukan. Namun, lini belakang Ararat-Armenia mampu mempertahankan keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang.
Modal Berharga Menuju Leg Kedua
Kemenangan 2-1 ini memberikan keuntungan bagi Ararat-Armenia menjelang leg kedua di markas Celje. Meski demikian, selisih satu gol membuat persaingan tetap terbuka sehingga kedua tim akan tampil habis-habisan untuk memperebutkan tiket menuju babak play-off kualifikasi Liga Champions UEFA 2026/2027.
Bagi Black and Whites, julukan FC Ararat-Armenia, hasil ini menjadi suntikan kepercayaan diri setelah mampu bangkit dari ketertinggalan dan membalikkan keadaan di hadapan pendukung sendiri.
Sementara itu, Celje masih mengantongi peluang membalas pada leg kedua, tetapi mereka wajib memaksimalkan status sebagai tuan rumah untuk membalikkan agregat dan menjaga asa melangkah ke fase berikutnya. (MR-01)






