Arsenal 2-0 Everton: The Gunners Mendekati Juara, Dowman Ukir Sejarah

Ekspresi - Gelandang serang Arsenal, Max Dowman ketika merayakan usai mencetak gol kemenangan timnya 2-0 saat menjamu Everton pada matchday ke-30 Liga Primer 2025/2026, di Stadion Emirates, London, Minggu (15/3/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini membawa The Gunners selangkah lebih dekat menuju gelar Premier League. (Sumber foto: @Arsenal/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Arsenal Football Club selangkah lebih dekat menuju gelar Premier League 2025/2026, setelah menundukkan Everton FC 2-0 pada pekan ke-30, di Emirates Stadium, London, Minggu (15/3/2026) dini hari WIB.

Dowman mencatat sejarah sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Premier League. Pemain berusia 16 tahun itu tampil luar biasa setelah masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-74.

Remaja 16 tahun Max Dowman mencuri sorotan setelah mencetak gol dan membantu kemenangan dramatis Arsenal pada menit-menit akhir. Dowman mencatat sejarah sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Premier League. Pemain berusia 16 tahun itu tampil impresif setelah masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-74.

Dowman Jadi Pembeda di Menit Akhir

Dowman lebih dulu berperan dalam gol pembuka Arsenal pada menit ke-89. Umpan silangnya membuat kiper Jordan Pickford gagal mengantisipasi bola dengan sempurna.

Bola memantul mengenai Piero Hincapié sebelum disambar mudah oleh Viktor Gyökeres di depan gawang. Gol tersebut memecah kebuntuan setelah Arsenal kesulitan menembus pertahanan Everton sepanjang pertandingan.

Pada masa tambahan waktu, Dowman memastikan kemenangan The Gunners. Saat Pickford maju membantu serangan Everton dalam situasi sepak pojok, Arsenal melancarkan serangan balik cepat. Dowman melewati dua pemain lawan sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.

Everton Memberi Perlawanan Sengit

Meski kalah, Everton tetap memberi tekanan. Tim tamu bermain tanpa dua bek utama, James Tarkowski dan Jarrad Branthwaite.

Dwight McNeil hampir membawa Everton unggul ketika tembakannya memaksa Riccardo Calafiori melakukan blok krusial sebelum bola mengenai tiang gawang.

Di awal babak kedua, kiper Arsenal David Raya juga melakukan penyelamatan penting dengan kakinya untuk menggagalkan tembakan jarak dekat dari Beto.

Arsenal terus menekan lewat sejumlah peluang. Salah satunya datang dari tembakan melengkung Eberechi Eze yang hanya tipis melebar dari gawang Everton.

Statistik Impresif Dowman

Gol Dowman membuatnya menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah Premier League pada usia 16 tahun 73 hari.

Penampilannya juga sangat impresif secara statistik:

  • Menciptakan 2 peluang

  • Melakukan 5 dribel sukses (terbanyak dalam laga)

  • Menyelesaikan 12 dari 13 umpan

  • Memenangi 4 dari 8 duel

Arsenal mencatat 25 tembakan dengan expected goals (xG) 2,59, jauh lebih tinggi dibanding Everton yang menghasilkan 9 tembakan dengan xG 1,05.

Kemenangan ini menjaga momentum Arsenal dalam perburuan gelar Premier League musim 2025/2026. Tambahan tiga poin memperkuat posisi The Gunners di puncak klasemen sekaligus memberi tekanan kepada para pesaing terdekat dalam perebutan trofi musim ini. (MR-01)

Penulis: Annisa FitrianiEditor: Sabar Sianturi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *