Prancis Tumbangkan Kolombia 3-1, Doué Bersinar Mbappé Gagal Cetak Sejarah

FIFA Friendly Match

Selebrasi Gol – Penyerang sayap tim nasional Prancis Désiré Doué merayakan gol dalam laga persahabatan internasional melawan Kolombia, di Stadion Northwest di Maryland, Senin (30/3/2026) dini hari WIB. Doué mencetak dua gol dan membawa Les Bleus menang 3-1 atas Los Cafeteros. (Sumber foto: @Desire_DoueFR/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Prancis meraih kemenangan 3-1 atas Kolombia dalam laga persahabatan internasional di Stadion Northwest, Maryland, Senin (30/3/2026) dini hari WIB. Désiré Doué mencetak dua gol dan memastikan kemenangan Les Bleus. Sementara itu, Kylian Mbappé gagal mencatatkan sejarah setelah wasit menganulir golnya di akhir laga.

Kolombia langsung tampil agresif sejak awal. Mereka menekan dan mengambil inisiatif serangan. Peluang emas hampir datang saat Theo Hernández memblok umpan silang Luis Díaz di depan gawang. Tekanan tersebut sempat merepotkan lini belakang Prancis pada menit-menit awal.

Namun, Prancis segera merespons. Mereka mulai menguasai bola dan mengatur tempo permainan. Peluang demi peluang mulai tercipta meski Kolombia tetap bertahan rapat.

Prancis Ambil Kendali

Prancis akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-29. Marcus Thuram dan Mathis Rayan Cherki sempat kesulitan menembus pertahanan. Namun, Désiré Doué muncul di posisi tepat dan melepaskan tembakan ke sudut kanan bawah gawang.

Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri Prancis. Mereka terus menekan dan mempercepat tempo permainan. Hasilnya terlihat pada menit ke-41.

Maghnes Akliouche membangun serangan dari sisi kanan. Ia mengirim umpan ke kotak penalti yang memicu kemelut. Álvaro Montero sempat menepis bola, tetapi Marcus Thuram langsung memanfaatkannya menjadi gol kedua.

Doué Jadi Pembeda

Kolombia mencoba bangkit di babak kedua. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan mulai menekan dari berbagai sisi. Namun, Prancis kembali menunjukkan efektivitas.

Pada menit ke-56, Thuram mengirim bola ke dalam kotak penalti. Doué bergerak tanpa kawalan dan langsung menyambar bola ke gawang kosong. Gol itu memastikan keunggulan 3-0 bagi Prancis.

Kolombia tidak menyerah. Mereka terus menekan dan akhirnya mencetak gol pada menit ke-77. Jefferson Lerma memenangkan duel di kotak penalti lalu mengalirkan bola ke Jaminton Campaz. Campaz menyambutnya dengan sepakan first-time yang menaklukkan Brice Samba.

Mbappé Gagal Cetak Sejarah

Kylian Mbappé masuk pada menit ke-78 dan langsung memberi ancaman. Ia bergerak aktif dan beberapa kali menembus pertahanan Kolombia.

Di penghujung laga, Mbappé sempat mencetak gol. Gol itu seharusnya menyamai rekor Olivier Giroud sebagai pencetak gol terbanyak Prancis. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena offside.

Mbappé pun harus menunda catatan bersejarahnya. Ia tetap bertahan dengan 56 gol internasional hingga laga berakhir.

Penampilan Désiré Doué menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini. Pemain muda Paris Saint-Germain itu tampil tajam dan efisien. Ia mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran dan menjadi pemain paling berbahaya di lapangan.

Meski kalah, Kolombia tetap memberi perlawanan sengit. Mereka melepaskan 13 tembakan, hanya terpaut satu dari Prancis. Mereka juga lebih sering menyentuh bola di kotak penalti lawan.

Namun, Prancis tampil lebih efektif dalam penyelesaian akhir. Faktor itu menjadi pembeda utama dalam laga yang berlangsung kompetitif tersebut. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *