Mataredaksi.com, BOGOR – Arsenal menghadapi masalah cedera menjelang pertandingan pembuka Liga Champions melawan Athletic Bilbao di Estadio de San Mamés, Bilbao, Basque Country, Spanyol, Selasa (16/9/2025) dini hari nanti. Tim kehilangan Kai Havertz, Bukayo Saka, dan kapten Martin Ødegaard dalam sesi latihan terakhir di London utara.
Masalah Cedera yang Membayangi Gunners
Havertz menjalani operasi lutut setelah tampil impresif di pekan pembuka musim. Saka dan Ødegaard mengalami cedera saat melawan Leeds United pada Agustus.
William Saliba hanya bermain lima menit melawan Liverpool sebelum jeda internasional. Ødegaard kembali terpaksa keluar saat kemenangan atas Nottingham Forest, menderita cedera bahu yang sama saat absen melawan Leeds.
Ødegaard tidak ikut sesi latihan terbuka klub pada Senin, sehingga ketersediaannya untuk perjalanan ke Spanyol masih diragukan.
Saka juga harus menjalani perawatan lebih lama bersama Havertz. Sebaliknya, Saliba sudah pulih sepenuhnya dari cedera pergelangan kaki dan mengikuti latihan tim penuh minggu ini. Namun, Arteta masih mempertimbangkan apakah akan menurunkan bek andalannya menjelang laga penting melawan Manchester City.
Pemain Kembali Latihan
Christian Nørgaard kembali berlatih di London Colney. Rekrutan Brentford ini belum debut kompetitif setelah cedera awal musim. Arteta menilai Nørgaard tidak perlu terburu-buru, terutama karena Martin Zubimendi tampil solid di lini tengah.
Declan Rice mendapat kesempatan istirahat. Setelah jeda internasional bersama Inggris, Arteta menempatkan Rice di bangku cadangan saat melawan Forest. Bahkan ketika Ødegaard cedera di babak pertama, Arteta memilih pemain muda Ethan Nwaneri sebagai alternatif.
Nwaneri berpeluang menjadi starter melawan Athletic Bilbao jika Ødegaard tetap absen.
Pilihan Lini Tengah Arsenal
Arsenal masih memiliki opsi gelandang serang lain. Eberechi Eze bisa dimainkan jika Gabriel Martinelli kembali ke sayap kiri. Arsenal juga memiliki trio gelandang fungsional Rice, Zubimendi, dan Mikel Merino, yang memberi fleksibilitas taktik.
Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, Arteta kini memiliki banyak pilihan meski kehilangan pemain bintang. (MR-02)






