Mataredaksi.com, BOGOR – Como 1907 mengukir kemenangan penting 2-1 atas Associazione Sportiva Roma pada pertandingan pekan ke-29 Serie A Italia 2025/2026, di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Senin (16/3/2026) dini hari WIB. Gol penentu dari Diego Carlos di menit-menit akhir memastikan tim asuhan Cesc Fàbregas menembus empat besar Serie A Italia 2025/2026.
Como Kuasai Persaingan Empat Besar
Como tampil agresif sejak awal. Selain itu, kemenangan ini menyalip AS Roma dan Juventus di papan klasemen. Dengan hasil itu, Como menempati posisi keempat, unggul satu poin dari kedua rivalnya.
Sementara itu, tim Fàbregas kini lebih percaya diri menghadapi sisa musim karena peluang mereka di zona Liga Champions UEFA meningkat.
AS Roma Unggul Dulu, Tapi Como Balikkan Skor
AS Roma memimpin lebih dulu setelah Stephan El Shaarawy dijatuhkan Diego Carlos di kotak penalti pada menit keenam. Kemudian, Donyell Malen mengeksekusi penalti dan membawa AS Roma unggul 1-0.
Como tidak menyerah. Di sisi lain, Nicolás Paz Martínez dan Álex Valle beberapa kali mengancam gawang AS Roma. Setelah itu, Jacobo Ramon melepaskan tembakan yang membentur tiang sebelum babak pertama selesai.
Kemudian, Anastasios Douvikas menembakkan bola keras dari umpan Valle pada menit ke-60, sehingga Como menyamakan skor menjadi 1-1.
AS Roma Kehilangan Pemain, Carlos Menentukan Kemenangan
Empat menit setelah gol Douvikas, Wesley França melakukan tekel ceroboh terhadap Assane Diao dan menerima kartu kuning kedua. Wasit mengusirnya dari lapangan. I Lariani – julukan Como 1907 – pun langsung memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.
Di menit-menit akhir, Diego Carlos menembakkan bola melambung dari kotak enam yard dan membawa Como unggul 2-1. Sehingga, suporter di Stadio Giuseppe Sinigaglia bersorak merayakan kemenangan yang penting bagi sejarah klub.
Statistik dan Pemain Kunci
Anastasios Douvikas mencetak 10 gol untuk Como musim ini. Ia menjadi pemain asing pertama yang menembus angka dua digit dalam satu musim Serie A bagi klub. Sebagai perbandingan, Stefano Borgonovo mencetak 10 gol pada musim 1985-86.
Sementara itu, Donyell Malen, rekrutan baru AS Roma, sudah mencetak tujuh gol dari sembilan penampilan di Serie A musim ini.
Como mendominasi penguasaan peluang dengan ekspektasi gol (xG) 2,22, sementara itu AS Roma hanya mencatat xG 0,86. Dengan demikian, Como menunjukkan kualitas peluang dan penguasaan permainan yang lebih baik.
Kemenangan ini memberikan motivasi tambahan bagi Como menghadapi sisa jadwal yang menantang dan memperkuat ambisi finis di zona Liga Champions. (MR-03)






