Flick Dorong Barcelona Jadikan Kekalahan 4-1 dari Sevilla sebagai Motivasi

HANSI Flick, pelatih FC Barcelona, memberi isyarat empat jari saat konferensi pers usai laga pekan kedelapan La Liga EA Sports Spanyol 2025/2026 menghadapi Sevilla di Estadio Ramón Sánchez Pizjuán, Minggu (5/10/2025) malam WIB, menandakan timnya kalah 4-1. (Sumber foto: X/@FCBarcelona)

Mataredaksi.com, BOGOR – FC Barcelona dipermalukan 4-1 oleh Sevilla FC di Estadio Ramón Sánchez Pizjuán pada matchday kedelapan, Minggu (5/10/2025) malam WIB. Kekalahan ini menjadi yang pertama Blaugrana di La Liga EA Sports Spanyol musim 2025/2026.

Babak Pertama Sulit bagi Blaugrana
Blaugrana tertinggal dua gol di babak pertama. Marcus Rashford mencetak gol balasan tepat sebelum jeda. Gol itu menjadi yang ketujuhnya dalam tujuh penampilan sebagai starter untuk klub di semua kompetisi.

Penguasaan Bola Tidak Cukup di Babak Kedua
Barcelona menguasai bola 69% setelah jeda dan mencatat xG 1,55. Namun, tim tetap gagal membalikkan keadaan. Penalti Robert Lewandowski pada menit ke-75 melebar. Sevilla memanfaatkan waktu tambahan untuk menambah dua gol lewat Jose Ángel Carmona dan Akor Adams.

Sevilla Akhiri Rekor Panjang Barcelona
Kemenangan ini menghentikan 19 pertandingan tanpa kemenangan Sevilla melawan Barcelona di LaLiga. Kemenangan tersebut menjadi yang pertama sejak Oktober 2015. Sevilla juga mematahkan rekor kandang terburuk mereka dalam pertandingan ini.

Flick Tegaskan Motivasi dan Persatuan Tim
“Perasaan hari ini perlu memberi kami motivasi untuk sisa musim ini. Saya ingin berjuang meraih setiap gelar”, kata Hansi Flick.
“Kami bermain untuk klub yang luar biasa dan untuk para pendukung yang terluka setelah kekalahan ini. Tapi kami harus menerima hasilnya dan menatap ke depan”.

Rekor Gol Berlanjut Meski Kekalahan
Meski kalah, Barcelona tetap mempertahankan rekor mencetak gol. Tim telah mencetak gol dalam 45 pertandingan berturut-turut di semua kompetisi dengan total 127 gol. Rekor ini menyamai catatan antara November 1942 hingga Februari 1944.

“Babak pertama tidak bagusmereka bermain sangat agresif satu lawan satu dan kami tidak dapat menemukan solusi”, tambah Flick.

“Babak kedua lebih baik, tetapi Sevilla mencetak lebih banyak gol”. Setelah kekalahan ini, penting bagi kami untuk tetap bersatu. Kami tim yang bagus, dan setelah jeda internasional, kami akan berjuang untuk setiap gelar”.

Laga Berikutnya
Setelah jeda internasional, Barcelona akan berusaha kembali ke jalur kemenangan saat menjamu Girona. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *