Mataredaksi.com, BOGOR – Turn-Und Sportgemeinschaft 1899 Hoffenheim melanjutkan performa impresif mereka di Bundesliga musim 2025/2026 setelah meraih kemenangan penting 2-0 atas SV Werder Bremen pada laga tunda pekan ke-16 di Weserstadion, Rabu (28/1/2026) dini hari WIB.
Tiga poin ini memperkuat posisi Die Kraichgauer – julukan TSG 1899 Hoffenheim – di papan atas klasemen sekaligus menjaga peluang mereka untuk tampil di Liga Champions UEFA musim depan.
Kontrol Permainan Sejak Awal
Hoffenheim datang ke markas Bremen dengan pendekatan matang dan disiplin. Tim asuhan Christian Ilzer tidak memaksakan tempo tinggi, melainkan menjaga penguasaan bola dan mempertahankan struktur permainan yang rapi sejak menit awal.
Momen Kartu Merah – Wouter Burger (kanan) gelandang TSG 1899 Hoffenheim menjebak Cameron Puertas (kiri) dari Werder Bremen dengan telapak kakinya terbuka di atas pergelangan kaki, Rabu (28/1/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: Carmen Jaspersen/dpa/picture alliance)
Werder Bremen, yang dikenal dengan julukan Die Grün-Weißen, mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Namun, mereka kesulitan menembus pertahanan Hoffenheim yang tampil terorganisasi dan minim kesalahan.
Sepanjang babak pertama, Hoffenheim besutan Christian Ilzer memang tidak terlalu dominan dalam menciptakan peluang, tetapi mereka bermain efektif dan sabar menunggu momen yang tepat.
Gol Prass Jadi Pembeda
Momen krusial hadir pada menit ke-44. Alexander Prass memecah kebuntuan lewat aksi individu gemilang. Gelandang asal Austria itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur tajam ke sudut gawang tanpa mampu dijangkau kiper Bremen. Gol tersebut menjadi pembeda sekaligus memberi keuntungan psikologis bagi Die Kraichgauer menjelang turun minum.
Kartu Merah Tak Goyahkan Hoffenheim
Babak kedua menghadirkan tantangan lebih berat bagi tim tamu. Pada menit ke-52, wasit Sören Storks mengusir Wouter Burger dari lapangan setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee alias VAR.
Apresiasi – Pelatih Hoffenheim, Christian Ilzer mengapresiasi kerja keras dan pengorbanan para pemainnya pada laga tunda pekan ke-16 Bundesliga 2025/2026, di Weserstadion, Rabu (28/1/2026) dini hari WIB melawan Werder Bremen. (Sumber foto: Getty Images)
Awalnya wasit hanya memberi kartu kuning, tetapi ia mengubah keputusannya karena menilai Burger melakukan pelanggaran keras dengan kontak di atas pergelangan kaki lawan. Meski bermain dengan sepuluh pemain, Hoffenheim tidak kehilangan fokus. Tim tamu justru menunjukkan mentalitas kuat dan kedewasaan permainan.
Prömel Kunci Kemenangan
Hanya dua menit setelah kartu merah, Grischa Prömel menggandakan keunggulan Hoffenheim menjadi 2-0. Ia menyelesaikan serangan cepat dengan sepakan akurat yang membungkam publik Weserstadion dan mematahkan momentum kebangkitan Bremen.
Setelah gol kedua tersebut, Bremen meningkatkan intensitas serangan. Pelatih tuan rumah memasukkan sejumlah pemain ofensif untuk menambah daya gedor, terutama melalui umpan silang dan situasi bola mati.
Namun, Oliver Baumann dan kolega tetap tampil disiplin hingga peluit akhir. Lini pertahanan Hoffenheim menjaga kedalaman dengan baik, sementara penjaga gawang tampil sigap mengantisipasi setiap ancaman yang datang.
Ilzer Puji Mentalitas Tim
Pelatih Hoffenheim, Christian Ilzer, mengapresiasi kerja keras dan pengorbanan para pemainnya. Ia menilai kemenangan ini mencerminkan karakter tim. “Pertandingan ini penuh tantangan bagi kami”, ujar Ilzer seusai laga.
“Sebelum kartu merah, kami mengendalikan permainan meski belum menciptakan banyak peluang matang. Setelah itu, situasinya menjadi sangat sulit, tetapi respons para pemain luar biasa”.
Ilzer juga menekankan pentingnya kekuatan mental dalam perjalanan sebuah musim. Menurutnya, laga seperti ini sering menjadi penentu arah tim. “Kami tidak hanya ingin bermain bagus, tetapi juga ingin tahu bagaimana cara menang dalam situasi sulit. Ini langkah penting bagi perkembangan tim”, tambahnya.
Bremen Terus Tertekan
Kemenangan ini menjadi kemenangan keempat Hoffenheim sepanjang tahun kalender 2026. Dengan raihan 39 poin, mereka kini kokoh di peringkat ketiga klasemen Bundesliga dan terus menempel ketat para pesaing di papan atas.
Di sisi lain, kekalahan ini memperpanjang periode sulit Werder Bremen. Sejak kemenangan terakhir mereka pada awal November, Bremen belum mampu meraih hasil maksimal dan kini terpuruk di peringkat ke-15 dengan 18 poin, hanya berjarak tiga angka dari zona play-off degradasi.
Meski berada dalam situasi sulit, manajemen Bremen tetap mendukung pelatih Horst Steffen. Direktur olahraga Clemens Fritz menegaskan kepercayaan klub terhadap proses yang berjalan. “Saya melihat bagaimana dia bekerja dengan tim dan bagaimana para pemain merespons. Energi dan sikap positif itu masih ada”, kata Fritz.
Bagi Hoffenheim, kemenangan di Weserstadion bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan bukti kedewasaan, konsistensi, dan mentalitas kuat untuk terus bersaing di papan atas Bundesliga musim ini. (MR-01)






