Pernyataan De la Fuente vs Laporan RFEF
Mataredaksi.com, BOGOR – Manajer Luis de la Fuente kembali menimbulkan kontroversi terkait kondisi Dani Olmo. Pelatih Timnas Spanyol itu memberikan versi berbeda dari laporan resmi Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF).
Setelah laga Spanyol melawan Georgia, De la Fuente menyebut Olmo berada dalam kondisi “sempurna” meski sempat tidak berlatih sepanjang minggu karena ketidaknyamanan ringan.
“Dani berada dalam kondisi sempurna. Tidak ada laporan medis, dan dia hanya memiliki ketidaknyamanan kecil”, ujar De la Fuente seperti dikutip SPORT.
Ia menambahkan, “Dia tidak berlatih sepanjang minggu, berharap evolusinya membaik. Namun ketidaknyamanan meningkat, sehingga kami memutuskan demi kesehatannya agar dia meninggalkan konsentrasi. Jika kami yakin ia bisa tanpa risiko, dia akan tetap tinggal”.
Sebaliknya, laporan resmi RFEF memberikan gambaran berbeda. Menurut laporan, Olmo tiba di kamp latihan dengan tanda-tanda kelelahan otot. “Sejak itu, gejalanya sedikit membaik dengan pengobatan dan dosis beban. Hari ini striker hanya mengikuti bagian dari latihan karena merasakan ketidaknyamanan otot di kaki kirinya”, tulis RFEF.
Dampak Cedera untuk Barcelona
Ketidakpastian ini menimbulkan masalah bagi Futbol Club Barcelona. Olmo kembali ke klub pada Sabtu dan akan menjalani tes lanjutan pada Senin untuk menilai keparahan cedera betis kirinya. Perkiraan awal menunjukkan ia bisa absen tiga hingga empat minggu.
Absennya Olmo menjadi perhatian besar bagi Hansi Flick menjelang laga La Liga berikutnya. Klub juga kesal dengan cara tim nasional menangani pemain. Informasi yang berbeda menyulitkan mereka dalam merencanakan strategi tim.
Reaksi dan Fokus Klub
Selain dampak teknis, kebingungan ini menimbulkan pertanyaan soal komunikasi antara federasi dan klub. De la Fuente menekankan keselamatan pemain, namun perbedaan pandangan dengan laporan resmi memperlihatkan risiko informasi yang tidak sinkron.
FC Barcelona berharap hasil tes Senin (13/10/2025) memberi kepastian tentang kapan Olmo bisa kembali. Hal ini penting agar Flick bisa menentukan strategi menghadapi sisa pertandingan La Liga dengan lebih matang. (MR-02)







